Jakarta - Polri merilis nama-nama korban luka akibat ledakan bom di masjid lingkungan Markas Kepolisian Resor Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (15/4). Bom melukai 26 orang.
Berikut nama-nama yang disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Bachrul Alam:
1. Kapolres Cirebon Kota AKBP Herukoco
2. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Kompol Suhadi
3. Kepala Satuan Intelijen Keamanan AKP Singgih
4. Bripda Anton Helmi
5. Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Kurnia
6. Kepala Unit Profesi dan Pengamanan Ipda Budi Hartono
7. Iptu Harsita
8. Aiptu Sukirno
9. Aiptu Tata Kurniawan
10. Aiptu Yon Patriono
11. Briptu Septian
12. Briptu Devan
13. Aipda Durahim
14. Pengtu Mashuri
15. Pendatu Teten Rustendi
16. Pendatu Dedi
17. Briptu Sugiarto
18. Ipda H Mukali
19. Briptu Heri
20. Briptu Ade Kartiwa
21. Aiptu Edi Heryadi
22. Pekerja Harian Lepas, Yadi
23. Bripda Asnawi Latif
24. Pedagang Rahmat Sunyoto
25. Bripka Suratmoko
26. Bripka Rozak
Kapolresta Cirebon kini dirawat di Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Korban lain dirawat di RS Pelabuhan Cirebon, dan RS terdekat lainnya. Rata-rata korban terkena ledakan bom yang berisi, di antaranya paku dan baut.
Bom meledak sekitar pukul 12.20 WIB. Pelaku diduga menempelkan bom di tubuhnya. Ia ikut salat Jumat dan mengambil posisi di dekat Kapolresta. Pelaku dipastikan tewas. Polisi kini menyelidiki identitas pelaku bom tersebut.(Satwika)
Sumber: http://www.metrotvnews.com
Berikut nama-nama yang disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Bachrul Alam:
1. Kapolres Cirebon Kota AKBP Herukoco
2. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Kompol Suhadi
3. Kepala Satuan Intelijen Keamanan AKP Singgih
4. Bripda Anton Helmi
5. Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Kurnia
6. Kepala Unit Profesi dan Pengamanan Ipda Budi Hartono
7. Iptu Harsita
8. Aiptu Sukirno
9. Aiptu Tata Kurniawan
10. Aiptu Yon Patriono
11. Briptu Septian
12. Briptu Devan
13. Aipda Durahim
14. Pengtu Mashuri
15. Pendatu Teten Rustendi
16. Pendatu Dedi
17. Briptu Sugiarto
18. Ipda H Mukali
19. Briptu Heri
20. Briptu Ade Kartiwa
21. Aiptu Edi Heryadi
22. Pekerja Harian Lepas, Yadi
23. Bripda Asnawi Latif
24. Pedagang Rahmat Sunyoto
25. Bripka Suratmoko
26. Bripka Rozak
Kapolresta Cirebon kini dirawat di Rumah Sakit Pertamina Cirebon. Korban lain dirawat di RS Pelabuhan Cirebon, dan RS terdekat lainnya. Rata-rata korban terkena ledakan bom yang berisi, di antaranya paku dan baut.
Bom meledak sekitar pukul 12.20 WIB. Pelaku diduga menempelkan bom di tubuhnya. Ia ikut salat Jumat dan mengambil posisi di dekat Kapolresta. Pelaku dipastikan tewas. Polisi kini menyelidiki identitas pelaku bom tersebut.(Satwika)
Sumber: http://www.metrotvnews.com
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera mengaku prihatin atas kasus bom bunuh diri yang meledak di Masjid Adz Zikro, Mapolresta Cirebon, Jumat (15/4/2011) pukul 12.20 WIB tadi. Ledakan tersebut menewaskan pelaku dan melukai puluhan orang, termasuk Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Herukoco.
"Kami turut berbelasungkawa kepada korban dan merasa sangat prihatin atas kejadian ini," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (15/4/2011) malam. Luthfi mengharapkan agar polisi dapat segera membongkar pelaku di balik kasus tersebut.
Menurutnya, saat ini kasus bom telah banyak meresahkan masyarakat. "Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan kepada kepolisian segera membongkar berbagai kejadian dan tragedi yang menimpa di negeri kita," harap Luthfi.
Sementara itu, hal yang sama diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring. Menurut mantan Presiden PKS itu, saat ini yang terpenting adalah mengusut tuntas pelaku di balik pengeboman tersebut.
"Saya mengimbau, dalam kasus tersebut jangan dikaitkan dengan agama atau dengan sebagainya agar masyarakat tidak mudah terprovokasi," ujar Tifatul.
Seperti diberitakan, pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di Masjid Mapolresta Cirebon sekitar pukul 12.20 saat shalat Jumat akan dimulai. Pelaku tewas di tempat dengan luka di perut. Sementara itu, korban luka dilaporkan mencapai 25 orang, termasuk di antaranya Kapolresta Cirebon.
Sumber: http://kompas.com
"Kami turut berbelasungkawa kepada korban dan merasa sangat prihatin atas kejadian ini," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat (15/4/2011) malam. Luthfi mengharapkan agar polisi dapat segera membongkar pelaku di balik kasus tersebut.
Menurutnya, saat ini kasus bom telah banyak meresahkan masyarakat. "Mudah-mudahan Allah memberi kekuatan kepada kepolisian segera membongkar berbagai kejadian dan tragedi yang menimpa di negeri kita," harap Luthfi.
Sementara itu, hal yang sama diungkapkan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring. Menurut mantan Presiden PKS itu, saat ini yang terpenting adalah mengusut tuntas pelaku di balik pengeboman tersebut.
"Saya mengimbau, dalam kasus tersebut jangan dikaitkan dengan agama atau dengan sebagainya agar masyarakat tidak mudah terprovokasi," ujar Tifatul.
Seperti diberitakan, pelaku bom bunuh diri melakukan aksinya di Masjid Mapolresta Cirebon sekitar pukul 12.20 saat shalat Jumat akan dimulai. Pelaku tewas di tempat dengan luka di perut. Sementara itu, korban luka dilaporkan mencapai 25 orang, termasuk di antaranya Kapolresta Cirebon.
Sumber: http://kompas.com


