PKSTaktakan.org - Semarang, Dalam rangkaian Milad ke 15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai berlambang bulan sabit kembar ini memberikan pesan cinta kepada masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan menggelar berbagai acara kegiatan untuk masyarakat yang di pusatkan di komplek wisata Lawangsewu kota Semarang.
"Di gebyar milad ke 15 ini, kita menggelar lomba mewarnai, lomba memasak, latihan burung berkicau, pentas anak jalanan dan pengamen, expo UMKM dan masih banyak lagi agenda lainnya" tutur Agung Budi Margono, Ketua Panitia Kegiatan milad dalam sambutannya.
"Rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka komitmen PKS untuk selalu bersama masyarakat" tambahnya.
Lebih lanjut, Agung juga menyampaikan bahwa gelaran milad PKS di Lawangsewu merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan oleh parpol di Indonesia yang mengambil tempat di monumen sejarah tersebut.
"Kami berharap bahwa dengan gelaran ini mampu semakin menghidupkan aset sejarah bangsa yang berharga ini. Selain itu, juga sebagai bagian pengingat perjuangan para pahlawan dan PKS menjadi salah satu elemen penerus perjuangannya," tandasnya.
Selain para pengurus PKS Kota Semarang, dalam pembukaan gebyar milad 15 di Lawangsewu, turut hadir pula jajaran Pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS, diantaranya Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan (PEDK) Jazuli Juwaini.
Jazuli Juwaini mengungkapkan, PKS akan meluncurkan program Gerakan Sukses (Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera) se-Indonesia sebagai bentuk kepedulian PKS terhadap rakyat kecil. Gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri.
"Misalnya saja dengan pemberian pinjaman 3-5 juta, kemudian difasilitasi gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup orang tersebut," tuturnya.
Pembukaan PKS Expo tersebut ditandai dengan gunting pita melati oleh Ustad Jazuli Juwaini, dilanjutkan dengan mengunjungi stand bazar UMKM. Bagi masyarakat yang ingin mengunjungi Lawangsewu, selama 3 hari ini (Kamis-Sabtu), PKS menggratiskan tiket masuknya.
Sumber: http://www.suaramerdeka.com
PKSTaktakan.org - Semarang - Milad ke-15 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Semarang menjadi momentum sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi umat.
Rangkaian gerakan ini diawali dengan peluncuran program Gerakan Sahabat Usaha Kecil Segera Sejahtera (Gerakan SUKSES) se-Indonesia. Ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan, Jazuli Juwaini mengatakan dalam rangkaian milad PKS ke-15, PKS akan segera meluncurkan program Gerakan SUKSES.
Menurutnya, gerakan ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin dan pengangguran agar mereka bisa mandiri. Modulnya melalui pemberian pinjaman modal usaha Rp 3 hingga 5 juta. Di luar bantuan ini, penerima sasaran juga difasilitasi.
"Misalnya, gerobak untuk jualan bakso atau nasi goreng, maka kita telah mengangkat taraf hidup yang bersangkutan," katanya menjelaskan, Jumat (19/4).
Program ini, lanjut Jazuli, merupakan program pemberdayaan ekonomi umat yang diarahkan untuk membantu mengentaskan kemiskinan.
Sumber: http://www.republika.co.id
PKSTaktakan.org - Jakarta, Ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutihkan aula Gedung Merapi PRPP, Semarang, Jawa Tengah pada Jumat 19 April 2013. Ribuan kader hadir dalam rangka merayakan hari lahir atau Milad PKS ke-15, disertai dengan rapat pimpinan nasional (Rapimnas).
Presiden PKS Anis Matta mengatakan, acara Rapimnas dan Milad sebenarnya dibatasi hanya untuk pimpinan wilayah (DPW) saja, tetapi ternyata seluruh kader di daerah meminta turut disertakan.
"Ini tadinya acara sebenarnya yang kita undang hanya pimpinan DPW tapi daerah ngamuk semuanya, gak boleh kita juga mau datang. Akhirnya ya kita undang," kata Anis di Semarang.
Anis mengaku tidak gampang menemukan tempat yang memadai di Semarang. "Makanya angka jadi dari 600 menjadi 1.600 kader, padahal kalau tidak dibatasi bisa mencapai 2.500 orang," ujarnya.
Seluruh kader partai dengan ceria dan meriah menyambut hari lahirnya partai yang sebelumnya bernama Partai Keadilan (PK) tersebut. Dalam acara para seluruh kader yang hadir mengibarkan bendera atribut partai ketika menyanyikan mars PKS. Kini, acara berlangsung dengan khidmat dan suasana gembira yang akan diisi orasi Presiden PKS Anis Matta. [rok]
Sumber: http://nasional.inilah.com
Klarifikasi DPD PKS Kota Tasikmalaya
Berkenaan Dengan Peristiwa Penginjakan Kain Berwarna Merah Putih Oleh Tim Performance Art Pada Acara Milad PKS KE-13 Se-Priangan Timur di GOR Sukapura, Dadaha Tasikmalaya
Hari Ahad, Tanggal 24 April 2011
Kronologis Kejadian:
Upaya Yang Ditempuh Oleh DPD PKS Kota Tasikmalaya:
Tasikmalaya, 24 April 2011
DEWAN PENGURUS DAERAH
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
KOTA TASIKMALAYA
TONO WARTONOAGUS SETIAWAN
Ketua UmumSekretaris Umum
Yang memberikan keterangan:
WAHYUDIN (Koord. Bidang Acara Milad PKS Ke-13 Se-Priangan Timur)
Sumber: http://pk-sejahtera.org
Berkenaan Dengan Peristiwa Penginjakan Kain Berwarna Merah Putih Oleh Tim Performance Art Pada Acara Milad PKS KE-13 Se-Priangan Timur di GOR Sukapura, Dadaha Tasikmalaya
Hari Ahad, Tanggal 24 April 2011
Kronologis Kejadian:
- Agenda acara Milad dibagi menjadi dua tempat yaitu indoor dan outdoor, indoor dilaksanakan di Gedung Olah Raga Sukapura Tasikmalaya sedangkan acara outdoor dilaksanakan di halaman depan Gedungnya.
- Acara outdor ini dimulai pada pukul 08.00 dengan menampilkan pagelaran rampak drum dilanjutkan dengan performance art.
- Pagelaran ini di lakukan oleh tim seni professional yang dibayar oleh panitia dan mereka adalah siswa dan siswi SMA Al-Muttaqin Kota Tasikmalaya (Group Bangsal Percussion)
- Berawal dari permintaan panitia -dalam hal ini penanggung jawab acara- yaitu Sdr. Wahyudin kepada Group Bangsal Percussion untuk mengisi acara performence art sebagai acara pendukung pada acara Milad PKS ke-13 Se-Priangan Timur.
- Untuk selanjutnya panitia (penanggung jawab acara) memberitahukan bahwa kegiatan ini bertema “Bekerja untuk Indonesia” dan dengan sub tema “Berjuta Cinta untuk Indonesia”.
- Kemudian mereka menawarkan rampak drum ditambah dengan tarian-tarian daerah yang menceritakan keanekaragaman budaya-budaya Indonesia.
- Mereka tidak menjelaskan secara detail acara tersebut ke penanggung jawab acara dan penanggung jawab acara disibukan dengan persiapan acara inti yang ada di indoor.
- Bahwa kesalahan koordinator bidang acara tidak melaksanakan kegiatan gladi resik secara detail sebagaimana lazimnya. Dan penanggung jawab acara mempercayakan sepenuhnya kepada tim performance art.
- Jalannya acara diawali dengan tabuh-tabuhan drum yang mengalunkan bunyi-bunyian berirama diselingi dengan pembacaan puisi. Setelah itu masuklah delapan orang penari perempuan dengan membawa kain berukuran 2 m x 6 m berwarna merah putih.
- Kemudian kain tersebut dibentangkan di atas kepala para penari dan mereka berkeliling yang akhirnya kain tersebut diletakkan di atas tanah dan menjadi alas untuk beberapa jenis tarian daerah.
- Sesaat setelah acara berlangsung Ust Heri Ahmadi (Ketua FPKS DPRD Kota Tasikmalaya) ditelepon oleh Kasat Intel Polresta Tasikmalaya untuk dimintai klarifikasi.
- Karena Ust Heri Ahmadi bukan panitia, beliau mengajak Ketua Panitia dan kebetulan hadir pula anggota DPR RI Bapak Kemal Azis Stamboel untuk menyikapi peristiwa tersebut.
- Keputusannya, bahwa penanggung jawab acara (Sdr. Wahyudin), koordinator tim performance art (Sdr. Tatang “Pahat” Sumpena) dan dua orang anggota timnya diperintahkan oleh Ketua DPD PKS Ust. Tono Wartono, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tasikmalaya Ust. Heri Ahmadi dan anggota DPR RI Bpk. Kemal Azis Stamboel untuk segera berkoordinasi dengan pihak Polresta Tasikmalaya.
- Setibanya di Polresta segera dilakukan proses penyidikan oleh pihak kepolisian dan Sdr. Wahyudin (Penanggung jawab acara) ditetapkan dengan status sebagai saksi. Proses pemeriksaan berlangsung dari jam 11.00 sampai jam 12.00 WIB.
- Penanggung jawab acara menjelaskan secara detail bahwa kejadian tersebut terjadi diluar kontrolnya dan menginformasikan bahwa tim Performance Art berasumsi kain berwarna merah putih yang berukuran 2 m x 6 m yang digunakan dalam acara tersebut dipahami bukan sebagai bendera.
- Asumsi itu dikuatkannya dengan alasan bahwa yang dimaksud dengan bendera kebangsaan mempunyai ukuran yang sudah baku berdasarkan Undang-Undang.
Upaya Yang Ditempuh Oleh DPD PKS Kota Tasikmalaya:
- Setelah seluruh rangkaian acara Milad selesai, pengurus DPD dan Fraksi secara bertanggung jawab segera mendatangi Mapolresta Tasikmalaya untuk meminta kejelasan.
- Karena Kapolresta sudah tidak ada di tempat, DPD dan Fraksi segera mendatangi kediaman sementaranya di Hotel Asri komplek Asia Plaza Tasikmalaya.
- Setelah dilakukan dialog dan dijelaskan secara singkat kronologis yang terjadi, Beliau memahami hal tersebut dan segera memerintahkan melalui HPnya kepada Kasat Reskrim untuk segera mempercepat proses penyidikan dan meminta agar sebelum maghrib semua anak-anak yang disidik segera dipulangkan.
- Untuk meminimalisir efek negatif pemberitaan media tentang kejadian tersebut, ketua DPD didampingi Wasekum Bidang Humas, anggota Bidang Acara dan anggota FPKS DPRD Kota Tasikmalaya yaitu Ust. Ade Ruhimat segera mendatangi kantor redaksi Kabar Priangan dan Radar Tasikmalaya untuk menjelaskan kronologis kejadian dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat melalui media tersebut agar masyarakat proporsional dalam menanggapi berita tersebut.
Tasikmalaya, 24 April 2011
DEWAN PENGURUS DAERAH
PARTAI KEADILAN SEJAHTERA
KOTA TASIKMALAYA
TONO WARTONOAGUS SETIAWAN
Ketua UmumSekretaris Umum
Yang memberikan keterangan:
WAHYUDIN (Koord. Bidang Acara Milad PKS Ke-13 Se-Priangan Timur)
Sumber: http://pk-sejahtera.org
Jakarta - Aksi injak-injak kain merah putih berukuran 2x6 meter dalam acara Ultah ke-13 PKS di Tasikmalaya dinilai tidak mengandung unsur pidana. Menurut ahli hukum pidana UII Yogyakarta, Mudzakir, batasan bendera sudah tegas diatur dalam undang-undang, yaitu aturan ukuran bendera.
"Tidak ada unsur pidana karena yang dimaksud dengan bendera negara sudah diatur tegas ukurannya dalam UU No 24/2009 tentang UU Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan," kata Mudzakir kepada detikcom, Minggu (24/4/2011).
Menurutnya, insiden di Tasikmalaya dengan ukuran kain 2x6 meter, tidak memenuhi unsur bendera. Dalam UU disebutkan yaitu untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan menggunakan bendera ukuran 200cm x 300cm , untuk penggunaan di lapangan umum 120 cm x 180 cm dan untuk penggunaan di ruangan 100 cm x 150 cm.
Adapun untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden 36 cm x 54 cm, untuk penggunaan di mobil pejabat negara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di kendaraan umum 20 cm x 30 cm
Sedangkan untuk penggunaan di kapal 100 cm x 150 cm, untuk penggunaan di kereta api 100 cm x 150 cm , untuk penggunaan di pesawat udara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di meja 10 cm x 15 cm .
"Kalau ukuranya 2x6 meter itu bukan bendera. Kalau bukan bendera, menginjaknya bukan pidana," terang tim perumus perubahan KUHP/KUHAP ini.
Aturan yang tegas tentang ukuran bendera ini untuk menghindari kriminalisasi penggunaan warna merah putih. Seperti kain merah putih yang dipakai Pramuka, umbul-umbul, ikat kepala dan sebagainya.
"Kalau siapa saja yang memakai kain merah putih, banyak sekali yang dikriminalkan dong. Pemain olahraga banyak banget tuh," tutur Mudzakir. (asp/rdf)
Sumber: http://www.detiknews.com
"Tidak ada unsur pidana karena yang dimaksud dengan bendera negara sudah diatur tegas ukurannya dalam UU No 24/2009 tentang UU Bendera, Bahasa, Lambang Negara dan Lagu Kebangsaan," kata Mudzakir kepada detikcom, Minggu (24/4/2011).
Menurutnya, insiden di Tasikmalaya dengan ukuran kain 2x6 meter, tidak memenuhi unsur bendera. Dalam UU disebutkan yaitu untuk penggunaan di lapangan istana kepresidenan menggunakan bendera ukuran 200cm x 300cm , untuk penggunaan di lapangan umum 120 cm x 180 cm dan untuk penggunaan di ruangan 100 cm x 150 cm.
Adapun untuk penggunaan di mobil Presiden dan Wakil Presiden 36 cm x 54 cm, untuk penggunaan di mobil pejabat negara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di kendaraan umum 20 cm x 30 cm
Sedangkan untuk penggunaan di kapal 100 cm x 150 cm, untuk penggunaan di kereta api 100 cm x 150 cm , untuk penggunaan di pesawat udara 30 cm x 45 cm dan untuk penggunaan di meja 10 cm x 15 cm .
"Kalau ukuranya 2x6 meter itu bukan bendera. Kalau bukan bendera, menginjaknya bukan pidana," terang tim perumus perubahan KUHP/KUHAP ini.
Aturan yang tegas tentang ukuran bendera ini untuk menghindari kriminalisasi penggunaan warna merah putih. Seperti kain merah putih yang dipakai Pramuka, umbul-umbul, ikat kepala dan sebagainya.
"Kalau siapa saja yang memakai kain merah putih, banyak sekali yang dikriminalkan dong. Pemain olahraga banyak banget tuh," tutur Mudzakir. (asp/rdf)
Sumber: http://www.detiknews.com
Jakarta - Anggota Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tifatul Sembiring meminta maaf atas terjadinya insiden merah putih di Tasikmalaya. Lewat akun Twitter-nya @tifsembiring, PKS berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat.
Sebuah insiden terjadi di peringatan ulang tahun (Milad) ke-13 PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (24/4). Sebanyak 8 siswi SMA Al Muttaqin menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 x 6 meter ketika sedang melakukan aksi teatrikal.
Polisi kemudian menghentikan Milad tersebut dan meminta keterangan para siswi, termasuk panitia penyelenggara. Setelah itu, mereka dilepas. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara.
"DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut," tulis Tifatul Sembiring, mantan Presiden PKS di akun Twitter-nya 9 jam lalu.
Berikut 6 poin penjelasan Tifatul soal insiden kain Merah Putih tersebut lewat akun Twitter-nya.
1. Ini sedikit penjelasan panitia soal bendera: setiap tahun selalu diadakan acara Milad, termasuk di DPD PKS #Tasik. #MiladPKS
2. Pada acara Milad kali ini DPD PKS #Tasik juga melibatkan masyarakat selain kader PKS seperti pelajar SMU, anak jalanan, pengamen, dan sebagainya.
3. Salah satunya putri-putri SMU At Muttaqien menyumbang tarian teatrikal membawa kain besar, yang dibimbing para guru mereka. #MiladPKS #Tasik
4. Dalam teatrikal tersebut, bendera besar tadi terinjak-injak. Melihat kejadian tersebut, polisi menyetop acara tersebut dan memeriksa PJ-nya. #Tasik
5. DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut. #MiladPKS #Tasik
6. Pengurus PKS setempat berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. #MiladPKS #Tasik
Sumber: http://www.tempointeraktif.com
Sebuah insiden terjadi di peringatan ulang tahun (Milad) ke-13 PKS di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Minggu (24/4). Sebanyak 8 siswi SMA Al Muttaqin menginjak-injak kain merah putih berukuran 2 x 6 meter ketika sedang melakukan aksi teatrikal.
Polisi kemudian menghentikan Milad tersebut dan meminta keterangan para siswi, termasuk panitia penyelenggara. Setelah itu, mereka dilepas. Polisi mendapat penjelasan, aksi itu dilakukan untuk seni dan tidak ada maksud melecehkan simbol negara.
"DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut," tulis Tifatul Sembiring, mantan Presiden PKS di akun Twitter-nya 9 jam lalu.
Berikut 6 poin penjelasan Tifatul soal insiden kain Merah Putih tersebut lewat akun Twitter-nya.
1. Ini sedikit penjelasan panitia soal bendera: setiap tahun selalu diadakan acara Milad, termasuk di DPD PKS #Tasik. #MiladPKS
2. Pada acara Milad kali ini DPD PKS #Tasik juga melibatkan masyarakat selain kader PKS seperti pelajar SMU, anak jalanan, pengamen, dan sebagainya.
3. Salah satunya putri-putri SMU At Muttaqien menyumbang tarian teatrikal membawa kain besar, yang dibimbing para guru mereka. #MiladPKS #Tasik
4. Dalam teatrikal tersebut, bendera besar tadi terinjak-injak. Melihat kejadian tersebut, polisi menyetop acara tersebut dan memeriksa PJ-nya. #Tasik
5. DPD PKS Tasikmalaya dan DPW PKS Jawa Barat telah menyampaikan permohonan maaf karena kekeliruan sumbangan acara tersebut. #MiladPKS #Tasik
6. Pengurus PKS setempat berjanji akan lebih ketat mengontrol acara-acara sensitif yang bisa menimbulkan kesalahpahaman masyarakat. #MiladPKS #Tasik
Sumber: http://www.tempointeraktif.com
Tiga Makna Kelahiran
Assalamu’alaikum Wr. Wb
Kepada seluruh tamu undangan yang Kami hormati, kepada seluruh jajaran pengurus Partai Keadilan Sejahtera dan kepada segenap kader Partai Keadilan Sejahtera, Ikhwan dan Akhwat fillah saya ucapkan selamat berulang tahun. Semoga Allah terus memberikan kejayaan kepada kita dan semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, memberikan taufik dan hidayah dan inayahNya kepada kita.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, setiap hari selalu ada yang memperingati hari ulang tahun atau hari kelahiran baik kelahiran sebagai pribadi atau sebagai komunitas, kelahiran organisasi-organisasi dan kelahiran bangsa-bangsa. Hari ini, kita bersama-sama dengan riayah dan inayah dari Allah SWT juga memperingati kelahiran lembaga perjuangan ini: Partai Keadilan Sejahtera.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, hal yang paling penting dalam memperingati hari kelahiran adalah membangkitkan rasa syukur kepada Allah SWT
{ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ} [إبراهيم: 7]
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".(QS Ibrahim 7)
Bila kita pandai bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, niscaya Allah akan memberikan tambahan berupa limpahan karuniaNya, limpahan rahmatNya kepada kita semua. Oleh karenanya untuk memantapkan rasa syukur kita, kita harus memahami makna kelahiran kita, makna kelahiran setiap insan, makna kelahiran setiap umat dan makna kelahiran setiap bangsa.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, kita tidak akan lahir ke dunia ini kecuali disebabkan oleh adanya mawaddah warahmah, adanya mahabbah warahmah. Kita lahir karena adanya cinta dan kasih sayang dari ibu dan bapak kita. Kita lahir melalui kasih sayang kedua orang tua kita dan kelahiran kita disambut oleh kasih sayang kerabat, saudara dan handai taulan kita. Oleh karena itu kita lahir untuk membawa misi rahmatan lilalamin. Kita lahir untuk menyebar kasih sayang kepada seluruh lapisan ummat, seluruh lapisan bangsa, bahkan seluruh lapisan kemanusiaan. Kita lahir dengan membawa mahabbah warahmah.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, kita dilahirkan dengan penuh cinta dan kasih sayang, kita pun lahir dengan kehormatan dan kemuliaan.
{ وَلِلَّهِ الْعِزَّةُ وَلِرَسُولِهِ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَلَكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَعْلَمُونَ} [المنافقون: 8]
Padahal izzah (kehormatan) itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik itu tiada mengetahui. (QS Munafiqun 8)
Selain kehormatan Allahpun memberikan kemuliaan kepada kita di atas semua makhluk lainnya yang diciptakanNya.
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ وَحَمَلْنَاهُمْ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَرَزَقْنَاهُمْ مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَفَضَّلْنَاهُمْ عَلَى كَثِيرٍ مِمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلا (الأسراء :٧٠)
70. dan Sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan], Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan. (Al-Isra : 70)
Kita lahir dengan kehormatan dan kemuliaan, oleh karena itu setelah kita diberi kehormatan dan kemuliaan oleh Allah, tidak boleh kita menempatkan diri kita dalam posisi yang lemah dan hina, karena kita telah lahir dengan kehormatan dan kemuliaan setelah sebelumnya kita lahir dengan kecintaan dan kasih sayang.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah SWT, insya Allah kelahiran kita juga adalah untuk membangun kehormatan dan kemuliaan umat, bangsa dan negara serta kemanusiaan. Kitapun lahir kedunia dengan mengemban amanah dan memikul tanggung jawab. Kita lahir dengan membawa misi ibadah dan tugas kekhilafahan di dunia ini.
{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ} [الذاريات: 56]
56. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (QS Adz-Dzariyat : 56)
{وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الْأَرْضِ خَلِيفَةً } [البقرة: 30]
30. ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Al-Baqarah : 30)
Kita lahir sudah dengan mengemban amanah dan memikul tanggungjawab yang sebelumnya oleh Allah SWT telah ditawarkan kepada makhluk-makhluk lain:
{إِنَّا عَرَضْنَا الْأَمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الْإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولًا} [الأحزاب: 72]
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh (QS Al Ahzab 72)
Amanah dan tanggung jawab ini harus kita tunaikan , sebab seluruh gerak, ibadah, tindakan dan ucapan kita akan dituntut pertanggungjawabannya oleh Allah SWT, inna sam’a wal bashoro wal fuadakullun ulaika kana anhu masula:
{إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا} [الإسراء: 36]
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya (QS al-Isra 36)
Oleh karena itu harus kita sadari bahwa tidak bisa kita mengkhianati manah yang kita emban dan tanggung jawsab yang kita pikul tersebut:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ} [الأنفال: 27]
27. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (Al-Anfal : 27)
Kader Partai Keadilan Sejahtera , kader Partai Dakwah dan kader Gerakan Dakwah harus senantiasa mengingat tiga nilai atau tiga makna kelahiran ini:
1. Wulidna bilmahabbati warahmah (ولدنا بالمحبة والرحمة), kita lahir dengan membawa misi penyebar kasih sayang
2. Wulidna bil izzati walkaramah (ولدنا بالعزة والكرامة), kita lahir dengan kehormatan dan kita lahir untuk meraih kejayaan
3. Wulidna bilamanati bil masuliyah (ولدنا بالأمانة و المسؤلية), kita lahir untuk terus dan terus memikul tanggungjawab, mengemban amanah yang insya Allah kita bersama-sama akan menghadap Allah untuk dimintai pertanggungjawabannya sejauh mana amanah dan mausliyah itu kita laksanakan.
Hadirin dan hadirat yang dimuliakan Allah, kader PKS yang mengemban misi amanah dan masuliyah ini, insya Allah senantiasa bersyukur sehingga hari ini merupakan hari Syukrun Azhim, syukuran yang agung yang insya Allah berarti kita akan mendapatkan kemenangan-kemenangan besar pula sesuai dengan janjinya bahwa orang yang bersyukur akan mendapatkan tambahan nikmat. Sehingga umat, bangsa, negara dan umat manusia pun akan berada dalam kehormatan dan kemuliaan karena itu adalah pangkal kejayaan di dunia dan akhirat. Allahu Akbar, AllahuAkbar .
Wassalamu’alaikum Wr.Wb
Pidato Kebangsaan Ketua Majelis Syuro PKS KH. Hilmi Aminuddin di depan lebih dari 300 ribu kader dan simpatisan. Dalam Acara Milad PKS Ke – 13 di Gelora Bung Karno, Ahad 17 April 2011.
Sumber: http://pk-sejahtera.org
![]() |
| Baroness Uddin, Member of House of Lord, Inggris |
Pernyataan Uddin tersebut terungkap dalam acara Dialog yang diikuti oleh Pengurus Bidang Perempuan PKS dan Pengurus Pusat Persaudaraan Salimah dengan beliau Ahad malam, 17 April 2011. Dalam dialog tersebut, Uddin menceritakan tentang pengalamannya selama 34 tahun berjuang dalam kancah politik di Inggris. Perempuan muslim pertama yang menjadi anggota parlemen di Inggris ini konsisten memperjuangkan tiga hal, yaitu kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan. Sebagai seorang keturunan Bangladesh yang hidup di Inggris sebagai minoritas, ibu lima anak ini terpanggil untuk membuat perubahan, terutama perubahan keadilan untuk minoritas. Melalui yayasan atau lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk bersama beberapa aktivis lainnya, perempuan yang telah bergelut di dunia politik sejak era tahun 70 an ini, melakukan pemberdayaan kepada perempuan-perempuan muslim di Inggris.
Di awal kiprahnya, Uddin bercerita bahwa ia melakukan pelatihan tentang manajemen waktu pada perempuan-perempuan muslim. Menurut politikus dari partai buruh ini, manajemen waktu adalah hal yang penting ketika seorang perempuan muslim ingin berkiprah di ranah publik. Perempuan muslim di Inggris harus padai mengatur waktunya dengan baik agar kewajiban rumah tangga tetap bisa dijalankan dengan baik, sementara kiprah di publik pun juga tertangani. Apalagi kultur di Inggris sangat berbeda dengan di Indonesia. Mayoritas keluarga muslim di Inggris tidak memiliki asisten rumah tangga sebagaimana di Indonesia. Kerjasama yang baik dan saling menguntungkan dengan suami pun perlu dilakukan. Hal inilah yang dilakukan Uddin dengan suaminya ketika ia berkiprah di publik.
Acara dialog yang dimoderatori oleh Ledia Hanifa, Anggota legislatif DPR RI ini berlangsung hidup dan interaktif. Selain mendengarkan penjelasan dari Uddin, Anggota LSM Autism Speak di Inggris pun meminta peserta dialog menceritakan perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan di Indonesia, termasuk bagaimana menghadirkan begitu banyak perempuan dan anak-anak di Gelora Bung Karno pada Milad ke -13 tersebut. Terlihat Uddin sangat terkesan terhadap kiprah perempuan PKS. Subhanalloh, hal ini benar-benar memberikan apresiasi dan penambah semangat bagi kader-kader perempuan PKS. Pertemuan di akhiri dengan pemberian kenangan-kenangan dan foto bersama (NHA).
Sumber: http://pk-sejahtera.org
Jakarta (17/4) : Kedatangan Sule "Prikitiw" langsung disambut heboh massa di GBK. Massa yang membludak langsung berdiri semangat menyambut Sule.
" Selamat Ulang Tahun yang ke 13 PKS," ucapnya.
Sule membuka perjumpaan dengan massa PKS dengan mengucapkan selamat milad ke-13. Kontan para kader dan simpatisan yang langsung menyambutnya dengan penuh kegembiraan.
Pelawak Opera Van Java ini selanjutnya mengajak massa untuk yang melaut ini untuk mebuat gelombang keadilan. Tanpa dikomando lagi massa langsung bersemangat menyambut seruan Sule.
" Demi PKS, saya membatlakan acara saya ke Semarang, " lanjutnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh massa yang hadir.
Loh, memang ada acara di Semarang? " Lagian, ngapain juga saya ke Semarang, gak ada yang ngundang," spontan Sule menjawab pertanyaan MC. Massa menyambut dengan gelak tawa yang membahana.
" Saya datang kemari karena saya ingin mendukung upaya PKS dalam memajukan bangsa," lagi-lagi massa menyambut dengan tepuk tangan yang lebih meriah.
Terakhir Sule menyapa semua duta besar yang hadir dengan logat Inggris dan Arab yang dimain-mainkan. Sambutan heboh kembali terjadi saat Sule membacakan nama Dubes Palestina.
Awas ada Sule!!!! Prikitiwww!!!
Sumber: http://pks-jakarta.or.id
" Selamat Ulang Tahun yang ke 13 PKS," ucapnya.
Sule membuka perjumpaan dengan massa PKS dengan mengucapkan selamat milad ke-13. Kontan para kader dan simpatisan yang langsung menyambutnya dengan penuh kegembiraan.
Pelawak Opera Van Java ini selanjutnya mengajak massa untuk yang melaut ini untuk mebuat gelombang keadilan. Tanpa dikomando lagi massa langsung bersemangat menyambut seruan Sule.
" Demi PKS, saya membatlakan acara saya ke Semarang, " lanjutnya yang disambut tepuk tangan meriah oleh massa yang hadir.
Loh, memang ada acara di Semarang? " Lagian, ngapain juga saya ke Semarang, gak ada yang ngundang," spontan Sule menjawab pertanyaan MC. Massa menyambut dengan gelak tawa yang membahana.
" Saya datang kemari karena saya ingin mendukung upaya PKS dalam memajukan bangsa," lagi-lagi massa menyambut dengan tepuk tangan yang lebih meriah.
Terakhir Sule menyapa semua duta besar yang hadir dengan logat Inggris dan Arab yang dimain-mainkan. Sambutan heboh kembali terjadi saat Sule membacakan nama Dubes Palestina.
Awas ada Sule!!!! Prikitiwww!!!
Sumber: http://pks-jakarta.or.id
Jakarta - Meskipun didera berbagai isu dan fitnah, Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq menegaskan di usia ke-13 partai yang dipimpinnya tetap solid, hambatan maupun dahsyatnya guncangan atas partai tersebut.
"Kita belum pernah mengalami kemunduran," katanya kepada puluhan ribu kader, anggota, dan simpatisan PKS saat memperingati Milad ke-13 PKS di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, siang ini.
Meskipun stadion Gelora Bung Karno memiliki kapasitas hanya 150.000, namun yang hadir dalam Milad PKS ke-13 ini mencapai 300.000-an. Sehingga antrean parkir mobil pengantar kader PKS tersebar hingga ke depan gedung DPR RI, BPK, BEI, Senayan City, dan Radio Dalam.
Pada acara yang juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS mengatakan pertumbuhan dan pertambahan kader serta perolehan suara partainya tidak luput dari kerja keras.
Luthfi menyatakan tantangan, ujian, cobaan, dan gangguan, betapapun dahsyatnya guncangan itu tidak akan melahirkan apapun kecuali kekokohan partai.
"Untuk itu bagi para pengganggu kita akan selalu meneriakkan dan kita hadapi bersama segala ancaman dan tantangan yang akan berlangsung terus hingga 2014," katanya.
Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PKS untuk merapatkan barisan, mengokohkan pegangan kepada nilai-nilai yang sudah diperjuangkan bersama yaitu nilai-nilai universal yang sudah diterima dan perjuangkan oleh bangsa Indonesia.
Ia juga menanyakan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS yang memadati Gelora Bung Karno, haruskah kader PKS menghindar dari berbagai tantangan dan hambatan yang menghalang.
"Jawabannya kita akan menghadapi gangguan dan ancaman kita tidak akan menelisik orang lain tapi kalau kita dihadapkan pada gangguan itu akan kita hadapi," ujar Luthfi.
Sumber: http://www.bisnis.com
"Kita belum pernah mengalami kemunduran," katanya kepada puluhan ribu kader, anggota, dan simpatisan PKS saat memperingati Milad ke-13 PKS di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, siang ini.
Meskipun stadion Gelora Bung Karno memiliki kapasitas hanya 150.000, namun yang hadir dalam Milad PKS ke-13 ini mencapai 300.000-an. Sehingga antrean parkir mobil pengantar kader PKS tersebar hingga ke depan gedung DPR RI, BPK, BEI, Senayan City, dan Radio Dalam.
Pada acara yang juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS mengatakan pertumbuhan dan pertambahan kader serta perolehan suara partainya tidak luput dari kerja keras.
Luthfi menyatakan tantangan, ujian, cobaan, dan gangguan, betapapun dahsyatnya guncangan itu tidak akan melahirkan apapun kecuali kekokohan partai.
"Untuk itu bagi para pengganggu kita akan selalu meneriakkan dan kita hadapi bersama segala ancaman dan tantangan yang akan berlangsung terus hingga 2014," katanya.
Ia mengajak seluruh kader dan simpatisan PKS untuk merapatkan barisan, mengokohkan pegangan kepada nilai-nilai yang sudah diperjuangkan bersama yaitu nilai-nilai universal yang sudah diterima dan perjuangkan oleh bangsa Indonesia.
Ia juga menanyakan kepada seluruh kader dan simpatisan PKS yang memadati Gelora Bung Karno, haruskah kader PKS menghindar dari berbagai tantangan dan hambatan yang menghalang.
"Jawabannya kita akan menghadapi gangguan dan ancaman kita tidak akan menelisik orang lain tapi kalau kita dihadapkan pada gangguan itu akan kita hadapi," ujar Luthfi.
Sumber: http://www.bisnis.com
Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq mengingatkan seluruh kader dan simpatisan partainya untuk tetap solid dalam keadaan apapun. Berbagai macam masalah dan isu yang menerpa PKS belakangan ini dianggapnya hanyalah bagian dari cobaan partainya yang beranjak dewasa.
"PKS kan usianya 13 tahun, sudah puber mulai banyak yang godain. Kalau salah-salah merespon bisa juga jatuh,kalau positif meresponnya, banyak pasangannya. Itu biasa, dalam kompetisi merebut simpati masyarakat dan publik untuk merebut suara 2014," kata dia usai perayaan ulang tahun ke-13 PKS di Gelora Bung Karno, Minggu 17 April 2011.
Dalam orasinya di hadapan hampir 100 ribu kader dan simpatisan PKS siang tadi, Luthfi menyebut partainya saat ini sedang diguncang banyak masalah dan menjadi sorotan. Namun betapa pun dahsyatnya guncangan itu, tidak akan menyebabkan apapun kecuali soliditas dan kekokohan partai serta kecemerlangan kader-kadernya dalam menjalankan misinya.
Namun Luthfi tetap mengingatkan kadernya untuk waspada pada setiap cobaan. Ia meminta kader merapatkan barisan dan terus mengokohkan persatuan. “Gelombang itu mulai terlihat, fitnah mulai ditebarkan, dan jebakan-jebakan sudah mulai dipasang. Ini akan terus berlanjut terus hingga 2014 nanti,” ujarnya.
Puluhan ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera membanjiri Gelanggang Olah Raga Bung Karno Senayan, sejak Ahad pagi 17 April 2011. Mereka datang untuk merayakan Milad ke-13 PKS.
Gelora Bung Karno yang berkapasitas 80 ribu orang itu tampak dipenuhi kader partai dakwah tersebut. Kehadiran kader dan simpatisan PKS dari berbagai tempat itu membuat gelanggang olah raga ini didominasi warna putih, sesuai dengan warna pakaian yang mereka kenakan.
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin bersama Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menaiki mobil berkeliling lapangan menyapa semua kader dan simpatisan PKS, diiringi sejumlah petugas keamanan internal PKS. Sambil melambaikan tangan keduanya tersenyum sumringah di tengah terik matahari.
Dalam acara ini tampak hadir sejumlah pimpinan partai lain. Seperti Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah petinggi PKS yang hadir di antaranya Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta serta mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. (MUNAWWAROH)
Sumber: http://www.tempointeraktif.com
"PKS kan usianya 13 tahun, sudah puber mulai banyak yang godain. Kalau salah-salah merespon bisa juga jatuh,kalau positif meresponnya, banyak pasangannya. Itu biasa, dalam kompetisi merebut simpati masyarakat dan publik untuk merebut suara 2014," kata dia usai perayaan ulang tahun ke-13 PKS di Gelora Bung Karno, Minggu 17 April 2011.
Dalam orasinya di hadapan hampir 100 ribu kader dan simpatisan PKS siang tadi, Luthfi menyebut partainya saat ini sedang diguncang banyak masalah dan menjadi sorotan. Namun betapa pun dahsyatnya guncangan itu, tidak akan menyebabkan apapun kecuali soliditas dan kekokohan partai serta kecemerlangan kader-kadernya dalam menjalankan misinya.
Namun Luthfi tetap mengingatkan kadernya untuk waspada pada setiap cobaan. Ia meminta kader merapatkan barisan dan terus mengokohkan persatuan. “Gelombang itu mulai terlihat, fitnah mulai ditebarkan, dan jebakan-jebakan sudah mulai dipasang. Ini akan terus berlanjut terus hingga 2014 nanti,” ujarnya.
Puluhan ribu kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera membanjiri Gelanggang Olah Raga Bung Karno Senayan, sejak Ahad pagi 17 April 2011. Mereka datang untuk merayakan Milad ke-13 PKS.
Gelora Bung Karno yang berkapasitas 80 ribu orang itu tampak dipenuhi kader partai dakwah tersebut. Kehadiran kader dan simpatisan PKS dari berbagai tempat itu membuat gelanggang olah raga ini didominasi warna putih, sesuai dengan warna pakaian yang mereka kenakan.
Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin bersama Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menaiki mobil berkeliling lapangan menyapa semua kader dan simpatisan PKS, diiringi sejumlah petugas keamanan internal PKS. Sambil melambaikan tangan keduanya tersenyum sumringah di tengah terik matahari.
Dalam acara ini tampak hadir sejumlah pimpinan partai lain. Seperti Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah petinggi PKS yang hadir di antaranya Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta serta mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid. (MUNAWWAROH)
Sumber: http://www.tempointeraktif.com
JAKARTA - PKS Rayakan Milad ke-13, SBY Hanya Titip Salam. Momentum milad atau hari jadi ke-13 menjadi ajang unjuk pengerahan massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di depan ratusan ribu kadernya, Dewan Pengurus Pusat PKS menunjukkan betapa serangan-serangan pihak luar kepada PKS semakin kencang. Hal itu menunjukkan bahwa eksistensi PKS sebagai partai besar makin diakui.
"Ada sejumlah angin yang mulai menerpa PKS. Ini tantangan yang kita hadapi saat partai kita mulai meninggi," kata Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden PKS saat berpidato di depan ratusan ribu kader PKS, di Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (17/4).
Menurut Luthfi, tantangan yang dialami PKS saat ini bisa diibaratkan angin. Dalam beberapa kesempatan, ada angin yang datang menyejukkan. Namun, dalam kesempatan lain, ada angin yang justru menggoyang, bahkan mencoba memporak-porandakan tatanan di internal PKS. "Angin itu menjadi turbulensi bagi kader dan tokoh PKS, hal itu justru semakin mematangkan kita dalam berpolitik," ujarnya.
Luthfi mengklaim, selama 13 tahun berkiprah di politik kenegaraan, PKS adalah satu-satunya partai yang belum pernah mengalami kemunduran. Indikatornya sangat jelas, raihan suara PKS selalu naik di setiap gelaran pemilihan umum tingkat nasional. "Selama orde baru dan reformasi, tak ada partai besar yang tidak didukung penguasa, mesin uang dan tokoh besar, terkecuali pada PKS," ujarnya.
Besarnya PKS saat ini, kata Luthfi, berkat kerja bersama para kader se-Indonesia. Luthfi mengingatkan kepada seluruh kader untuk tidak terlena. Perjuangan meraih target tiga besar di pemilu 2014, menuntut kerja keras para kader PKS. "Tantangan saat ini akan semakin menguatkan soliditas serta kecemerlangan kader dan tokoh PKS," ujarnya.
Berdasarkan informasi panitia, Milad ke-13 PKS itu setidaknya dihadiri 300 ribu kader dari berbagai daerah. Sejak pagi hari, ratusan bus carteran kader PKS berduyun-duyun mendatangi kompleks GBK di Senayan, Jakarta. Banyaknya kader PKS yang datang itu menyebabkan kemacetan parah di sekitar Senayan.
Di luar kader PKS, hadir Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah duta besar negara sahabat, seperti Australia, Turki, Irak, Kuwait, Iran, Inggris, Yaman, Palestina, dan Mesir juga turut meramaikan milad ke-13 PKS.
Hanya saja, milad ke-13 PKS itu tidak dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat dikonfimasi usar acara, Luthfi menyatakan bahwa Presiden sejatinya diundang dalam acara hari jadi PKS itu. Namun, Presiden berhalangan hadir, dan hanya menitipkan pesan yang disampaikan kepada dirinya. "Beliau mengucapkan salam, dan mendoakan PKS agar jaya di masa mendatang," kata Luthfi.
Menurut Luthfi, Presiden ternyata sudah mempunyai agenda yang sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya. Dirinya tidak mengetahui pasti acara apa yang dihadiri Presiden dalam waktu yang sama. "Beliau sudah ada agenda di luar kota. Ketidakhadiran beliau ini juga bukan sesuatu yang harus dibesar-besarkan," tandasnya. (bay)
http://www.jpnn.com
"Ada sejumlah angin yang mulai menerpa PKS. Ini tantangan yang kita hadapi saat partai kita mulai meninggi," kata Luthfi Hasan Ishaaq, Presiden PKS saat berpidato di depan ratusan ribu kader PKS, di Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin (17/4).
Menurut Luthfi, tantangan yang dialami PKS saat ini bisa diibaratkan angin. Dalam beberapa kesempatan, ada angin yang datang menyejukkan. Namun, dalam kesempatan lain, ada angin yang justru menggoyang, bahkan mencoba memporak-porandakan tatanan di internal PKS. "Angin itu menjadi turbulensi bagi kader dan tokoh PKS, hal itu justru semakin mematangkan kita dalam berpolitik," ujarnya.
Luthfi mengklaim, selama 13 tahun berkiprah di politik kenegaraan, PKS adalah satu-satunya partai yang belum pernah mengalami kemunduran. Indikatornya sangat jelas, raihan suara PKS selalu naik di setiap gelaran pemilihan umum tingkat nasional. "Selama orde baru dan reformasi, tak ada partai besar yang tidak didukung penguasa, mesin uang dan tokoh besar, terkecuali pada PKS," ujarnya.
Besarnya PKS saat ini, kata Luthfi, berkat kerja bersama para kader se-Indonesia. Luthfi mengingatkan kepada seluruh kader untuk tidak terlena. Perjuangan meraih target tiga besar di pemilu 2014, menuntut kerja keras para kader PKS. "Tantangan saat ini akan semakin menguatkan soliditas serta kecemerlangan kader dan tokoh PKS," ujarnya.
Berdasarkan informasi panitia, Milad ke-13 PKS itu setidaknya dihadiri 300 ribu kader dari berbagai daerah. Sejak pagi hari, ratusan bus carteran kader PKS berduyun-duyun mendatangi kompleks GBK di Senayan, Jakarta. Banyaknya kader PKS yang datang itu menyebabkan kemacetan parah di sekitar Senayan.
Di luar kader PKS, hadir Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. Sejumlah duta besar negara sahabat, seperti Australia, Turki, Irak, Kuwait, Iran, Inggris, Yaman, Palestina, dan Mesir juga turut meramaikan milad ke-13 PKS.
Hanya saja, milad ke-13 PKS itu tidak dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Saat dikonfimasi usar acara, Luthfi menyatakan bahwa Presiden sejatinya diundang dalam acara hari jadi PKS itu. Namun, Presiden berhalangan hadir, dan hanya menitipkan pesan yang disampaikan kepada dirinya. "Beliau mengucapkan salam, dan mendoakan PKS agar jaya di masa mendatang," kata Luthfi.
Menurut Luthfi, Presiden ternyata sudah mempunyai agenda yang sudah dijadwalkan jauh hari sebelumnya. Dirinya tidak mengetahui pasti acara apa yang dihadiri Presiden dalam waktu yang sama. "Beliau sudah ada agenda di luar kota. Ketidakhadiran beliau ini juga bukan sesuatu yang harus dibesar-besarkan," tandasnya. (bay)
http://www.jpnn.com













