SERANG-Diam-diam DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai jajaki koalisi dengan Partai Golkar pada Pilkada 2010 mendatang. Kendati demikian, belum ada kepastian tentang koalisi ini karena DPD Golkar masih menunggu hasil Musda II Desember mendatang.
Saat jumpa pers dengan wartawan, di Kantor DPD PKS Kabupaten Serang di sela-sela penyembelihan hewan kurban, Minggu (29/11), fungsionaris DPD PKS Kabupaten
Serang Mansur dan Abdul Muhyi, mengatakan, penjajagan koalisi dengan sejumlah tokoh dan partai termasuk Partai Golkar sedang dilakukan. “Yang pasti kita akan mengusung kader sendiri, terkait posisi apakah A1 atau A2 itu tergantung kesepakatan koalisi nanti,” kata Mansur.
Menurut anggota DPRD Kabupaten Serang ini, sejauh ini belum ada kesepakatan dengan para calon yang muncul karena peta politik masih dinamis. “Kita sudah komunikasi non formal dengan pengurus Golkar tapi mereka masih menunggu hasil Musda,” kata Mansur.
Terkait wacana memasangkan Najib-Astri Ivo, Mansur menjelaskan, perolehan kursi PKS hanya lima padahal syaratnya minimal 8 kursi, fakta politik inilah yang menjadi pertimbangan partai. “Artinya, kita masih kekurangan tiga kursi dan mengharuskan membangun koalisi dengan partai lain,” katanya.
Abdul Muhyi anggota Tim Optimalisasi Musyarakah (TOM) secara resmi telah mengajukan satu nama yaitu Muhammad Najib Hamas, untuk dimajukan pada perhelatan Pilkada 2010. “TOM sudah usulkan Najib ke DPW, selanjutnya kita serahkan ke DPW,” kata Muhyi.
Sementara itu, sejumlah pengurus DPD Partai Golkar masih enggan memberikan komentar soal Pilkada 2010 dengan alasan menunggu Musda II. “Kalau untuk urusan Pilkada kita masih menunggu Musda, jadi tidak bisa memberikan pernyataan soal urusan koalisi maupun pengusungan,” kata Akhmad Zaeni, pengurus DPD Golkar Kabupaten Serang. (kar)
Sumber : radarbanten.com
SERANG-Persaingan antara Taufik-Andy semakin terbuka. Hal ini bisa dilihat dari sikap Andy yang sebelumnya enggan berbicara soal Pilkada. Kini mulai terbuka soal pencalonannya.
Saat dihubungi melalui telepon genggam, Rabu (12/8) siang, Andy Sujadi yang juga Wakil Bupati Serang, mengatakan, jika dirinya sedang memroses pembentukan tim sukses. “Tim sukses akan kita ekspos setelah mendapatkan pasangan,” kata Andy melalui pesan singkatnya.
Saat ini Andy sedang melakukan lobi ke sejumlah tokoh dan partai. Menurut sejumlah narasumber, Andy sedang melobi partai Golkar untuk diajak bergandengan.
Sementara itu, Taufik Nuriman semakin intens mencari dukungan dari kalangan perdesaan. Pada Rabu (12/8) pagi, Taufik kembali mendapatkan dukungan dari tokoh masyarakat Desa Lebak Wangi, Kecamatan Pontang. “Alhamdulillah, kita kembali mendapatkan dukungan. Ini akan meyakinkan kemenangan,” kata Iwan Kusuma Hamdan, Ketua Tim Sukses Taufik.
Di lain pihak, Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar dikritik oleh pengurus Kecamatan Puloampel. “Kita minta agar Muscam diundur dan DPD melakukan Musda terlebih dahulu. Ini sesuai dengan surat dari DPP Golkar,” kata Sanwani, Ketua PK Puloampel.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Serang SM Hartono ketika dikonfirmasi, meminta kepada pengurus PK yang tidak puas mengadu ke DPD. “Semua ada prosedurnya, kalau memang tidak setuju silakan sampaikan ke DPD,” kata Hartono. (kar)
Sumber: www.radarbanten.com
SERANG-Pilkada Kabupaten Serang dipastikan akan diramaikan persaingan antara Bupati Taufik Nuriman dengan wakil Bupati Serang Andy Sujadi.
Keduanya diprediksi akan maju sebagai kandidat bupati.
Sosiolog dari IAIN SMH Banten HS Suhaedi mengatakan, persaingan keduanya dalam Pilkada Kabupaten Serang mendatang sebagai sesuatu yang wajar dalam dinamika politik daerah. “Setiap orang ingin bermimpi meraih kekuasaan lebih tinggi.
Dan saya kira, persaingan antara Taufik dengan Andy kelak suatu hal yang normal saja,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (12/8).
Meski demikian, sambung Suhaedi, persaingan antara keduanya tidak boleh memengaruhi kinerja mereka sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah. “Keduanya harus tetap kompak hingga berakhirnya masa jabatan mereka,” ujarnya.
Suhaedi menegaskan, saat ini Taufik dan Andy harus tetap konsentrasi menyelesaikan tugasnya masing-masing sehingga tidak ada kepentingan masyarakat yang diabaikan. “Jangan sampai gara-gara mereka ingin maju dalam pilkada, malah hubungan mereka tidak kompak,” tandasnya.
Selain Taufik dan Andy yang akan maju, sejumlah nama dari kalangan parpol dan pengusaha juga dikabarkan siap meramaikan bursa dalam pilkada Kabupaten Serang mendatang. Di kalangan parpol sudah muncul nama-nama seperti Najib Hamas, Ade Muchlas Syarief, Jayeng Rana, dan sebagainya.(alt)
Sumber : www.radarbanten.com
Keduanya diprediksi akan maju sebagai kandidat bupati.
Sosiolog dari IAIN SMH Banten HS Suhaedi mengatakan, persaingan keduanya dalam Pilkada Kabupaten Serang mendatang sebagai sesuatu yang wajar dalam dinamika politik daerah. “Setiap orang ingin bermimpi meraih kekuasaan lebih tinggi.
Dan saya kira, persaingan antara Taufik dengan Andy kelak suatu hal yang normal saja,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (12/8).
Meski demikian, sambung Suhaedi, persaingan antara keduanya tidak boleh memengaruhi kinerja mereka sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah. “Keduanya harus tetap kompak hingga berakhirnya masa jabatan mereka,” ujarnya.
Suhaedi menegaskan, saat ini Taufik dan Andy harus tetap konsentrasi menyelesaikan tugasnya masing-masing sehingga tidak ada kepentingan masyarakat yang diabaikan. “Jangan sampai gara-gara mereka ingin maju dalam pilkada, malah hubungan mereka tidak kompak,” tandasnya.
Selain Taufik dan Andy yang akan maju, sejumlah nama dari kalangan parpol dan pengusaha juga dikabarkan siap meramaikan bursa dalam pilkada Kabupaten Serang mendatang. Di kalangan parpol sudah muncul nama-nama seperti Najib Hamas, Ade Muchlas Syarief, Jayeng Rana, dan sebagainya.(alt)
Sumber : www.radarbanten.com
SERANG-Mendekati masa pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Serang 2010, sejumlah nama calon Bupati mulai bermunculan.
Dua nama yang kini dikabarkan akan maju yaitu Najib Hamas dari PKS dan Jayeng Rana dari PDI Perjuangan.
Ketika dihubungi melalui telepong genggam, Sekretaris Eksekutif Gerakan Pemuda Keadilan (Gema Keadilan) sayap dari PKS, Hamami, mengungkapkan, jika sebagian besar kader muda PKS menginginkan kader partai maju dalam perhelatan Pilkada.
Dua nama yang kini dikabarkan akan maju yaitu Najib Hamas dari PKS dan Jayeng Rana dari PDI Perjuangan.
Ketika dihubungi melalui telepong genggam, Sekretaris Eksekutif Gerakan Pemuda Keadilan (Gema Keadilan) sayap dari PKS, Hamami, mengungkapkan, jika sebagian besar kader muda PKS menginginkan kader partai maju dalam perhelatan Pilkada.
“Kita sudah lama membicarakan masalah ini dan memunculkan Najib Hamas, untuk maju dalam bursa calon Bupati 2010,” kata Hamami. Dikatakan oleh Hamami, figur Najib merupakan keterwakilan dari kader muda yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam politik.
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, petinggi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kabupaten Serang, Asep Saepulloh, mengatakan, jika sejumlah nama akan dipastikan maju dalam Pilkada 2010 mendatang. Dari beberapa nama yang muncul di antaranya adalah Jayeng Rana, mantan Calon Walikota Serang. (kar)
Sumber : www.radarbanten.com
Sementara itu, dihubungi secara terpisah, petinggi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kabupaten Serang, Asep Saepulloh, mengatakan, jika sejumlah nama akan dipastikan maju dalam Pilkada 2010 mendatang. Dari beberapa nama yang muncul di antaranya adalah Jayeng Rana, mantan Calon Walikota Serang. (kar)
Sumber : www.radarbanten.com




