Ahmad Heryawan adalah Gubernur Jawa Barat untuk periode 2008-2013 dan merupakan politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kang Aher adalah nama panggilan akrabnya. Dalam menjalankan jabatan Gubernur periode tersebut, ia ditemani oleh Dede Yusuf sebagai Wakil Gubernurnya. Kang Aher lahir di Sukabumi, Jawa Barat pada 19 Juni 1966. Untuk periode jabatan 2013-2018, Ahmad Heryawan mencalonkan diri kembali sebagai Gubernur Jabar dengan wakil Deddy Mizwar.
Profil Ahmad Heryawan [Kang Aher]
Sebelum menjabat sebagai gubernur Jawa
Barat, Kang Aher menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta periode
2004-2009. Sebagai seorang pemimpin daerah, misi yang ia bawa adalah
menciptakan masyarakat yang memiliki dasar pengetahuan (knowledge) untuk
melahirkan dunia dengan wajah baru. Selain itu, Ahmad Heryawan juga memberikan
prioritas pada pendidikan murah, sejuta lapangan kerja, kesehatan masyarakat,
perbaikan ekonomi masyarakat, dan pembenahan infrastruktur di seluruh wilayah
Jawa Barat.
Selain menjabat sebagai Gubernur Jawa
Barat, ia merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Umat Islam (PUI) sejak
tahun 2004 hingga sekarang. Ahmad Heryawan adalah politikus yang juga aktif
sebagai pendakwah atau mubaligh. Sebelum terjun ke dunia politik, ia sempat
aktif mengajar di beberapa perguruan tinggi, antara lain Ma’had Al Hikmah,
Dirosah Isla miyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi
Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar.
Gubernur Ahmad Heryawan pada tahun
2011 dinobatkan sebagai tokoh perubahan 2011 oleh sebuah media cetak nasional.
Pada tahun 2012, Ahmad Heryawan mencalonkan kembali sebagai Gubernur Jabar
dengan didampingi Deddy Mizwar. Pasangan Cagub dan Cawagub Aher-Deddy ini
bersaing dengan calon Gubernur lainnya.
Sejak kepemimpinannya tahun 2008, Kang
Aher meraih banyak penghargaan. Total 75 penghargaan diraih kang Aher untuk
daerah jawa barat dan meningkatkan popularitas Ahmad Heryawan sebagai figur
Gubernur berprestasi. hal ini menjadi modal kuat beliau untuk maju kembali ke
pilkada Jawa barat. Daftar 75 penghargaan Ahmad Heryawan bisa dilihat pada list
panjang di bawah.
Biodata Ahmad Heryawan
Nama Lengkap : H. Ahmad Heryawan
Nama Lengkap : H. Ahmad Heryawan
Tempat Lahir : Sukabumi
Tanggal Lahir : 19 Juni 1966
Alamat Rumah : Jln. Dipenogoro No. 22 Bandung
Istri : Netty Prasetiyani
Jabatan : Gubernur Jawa Barat
Awal Jabatan : 13 Juni 2008
Selesai Menjabat : 13 Juni 2013
Tanggal Lahir : 19 Juni 1966
Alamat Rumah : Jln. Dipenogoro No. 22 Bandung
Istri : Netty Prasetiyani
Jabatan : Gubernur Jawa Barat
Awal Jabatan : 13 Juni 2008
Selesai Menjabat : 13 Juni 2013
Pendidikan
- SD Negeri Salaawai 1 (1980)
- SMP Negeri Sukaraja (1983)
- SMA Negeri 3, Sukabumi (1986)
- Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) (1992)
Karir
- Dosen Lembaga Dakwah Islam Al Hikmah
- Dosen Universitas Ibnu Khaldun
- Dosen Tidak Tetap FE Extention UI
- Ketua Fraksi PK DPRD DKI 1999-2004
- Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta 2004-2009
- Gubernur Jawa Barat
Organisasi
1991-1999
|
Ketua Majelis
Pemuda PP PUI
|
1999-2004
|
Ketua PP PUI
Bidang Kepemudaan
|
2004-sekarang
|
Ketua Umum PP
PUI
|
1998-2003
|
Ketua Umum DPW
Partai Keadilan DKI Jakarta
|
2000-2001
|
Anggota Dewan
Syariah Pusat DPP Partai Keadilan
|
2003-2006
|
Ketua Umum DPW
Partai Keadilan Sejahtera DKI Jakarta
|
2006-sekarang
|
Ketua Majelis
Pertimbangan Wilayah PKS DKI Jakarta
|
2002-2005
|
Anggota Komite
Pengawas BAZIS DKI Jakarta
|
2005-sekarang
|
Ketua Komite
Pengawas BAZIS DKI Jakarta
|
2001-2006
|
Ketua Dewan
Pendiri Yayasan Empati Sesama
|
2006-sekarang
|
Ketua Dewan
Pembina Yayasan Empati Sesama
|
2006-sekarang
|
Ketua Dewan
Pengawas Yayasan Insan Madina
|
2005-sekarang
|
Anggota Dewan
Pembina GOKASI DKI Jakarta
|
2005-sekarang
|
Anggota FSMB
(Forum Silaturahim Masyarakat Betawi)
|
2006-sekarang
|
Anggota Kaukus
Lingkungan
|
1999-sekarang
|
Anggota
DPRD DKI Jakarta
|
1999-2004
|
Ketua
Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta
|
1999-2004
|
Anggota
Panitia Anggaran
|
1999-2002
|
Anggota Komisi
C Bidang Anggaran
|
2002-2004
|
Anggota Komisi
E Bidang Kesejahteraan Rakyat
|
2004-sekarang
|
Penasehat
Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta
|
2004-sekarang
|
Koordinator
Panitia Anggaran DPRD DKI Jakarta
|
2003-sekarang
|
Penasehat DKM
Al Atiq
|
2003-sekarang
|
Penasehat DKM
Az Zahra
|
Penghargaan
Ahmad Heryawan (75)
- Penghargaan Pemeringkatan e-Government Indonesia Tingkat Provinsi [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Depkominfo, atas prestasi dalam Provinsi Jawa Barat menduduki tiga besar Pemeringkatan E-Government Indonesia (PeGI).
- Penghargaan e-Government Award kategori Provinsi [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat] Penghargaan diperoleh dari Warta EkonomiI, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-government tingkat Provinsi
- Penghargaan Adiupaya Puritama, Bali 31 Oktober 2008. [OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat RI, Muhammad Yusuf Asy’ari di Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang pembinaan penyelenggaraan pengembangan perumahan dan pemukiman kategori Pemerintah Kabupaten Tahun 2008.
- Penghargaan Provinsi Kinerja Terbaik Peringkat Pertama dalam Bidang Jasa Konstruksi, Jakarta 28 Nopember 2008. [OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi dalam pencapaian kinerja terbaik peringkat pertama Bidang Jasa Konstruksi.
- Penghargaan Kamar Dagang dan Industri Pusat, Jakarta 21 Desember 2008 [OPD Pengelola : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri, M.S. Hidayat kepada Gubernur Jawa Barat di JCC Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjalin kemitraan dengan Kadin.
- Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2009 [OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan.
- Penghargaan BIDANG PERIKANAN BUDIDAYA [OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat] Penghargaan diperoleh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, atas prestasi dalam bidang Pembudidaya Ikan Pandawa.
- Penghargaan e-Government Award kategori Provinsi [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Warta EkonomiI, atas prestasi dalam bidang penyelenggaraan e-government tingkat Provinsi.
- Juara Ke-3 Tingkat Nasional Komunikasi Pertunjukan Rakyat, Yogyakarta 2009 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diberikan oleh Depkominfo pada kegiatan Pekan Informasi Nasional di Yogyakarta, Provinsi Jawa Barat mendapat juara ketiga untuk kegiatan komunikasi pertunjukan rakyat.
- Penghargaan Agro Inovasi Pengembangan Hortikultura, Jakarta 6 Agustus 2009 [OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pertanian Anton Apriyantono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur dalam pengembangan hortikultura di Provinsi Jawa Barat.
- Penghargaan Adiupaya Puritama, Jakarta 20 Agustus 2009 [OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat, Mohammad Yusuf Asy’ari kepada Gubernur Jawa Barat di ruang Birawa Komplek Bidakara Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang perumahan kategori Pembina Pemerintah Kota Metropolitan/Besar. Penghargaan ini diperoleh untuk kedua kalinya pada tahun 2009.
- Penghargaan Anugerah Aksara, Cilegon 8 September 2009 [OPD Pengelola: Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo kepada GubernurJawa Barat di Cilegon Banten. Atas prestasi dalam memberantas buta aksara di Jawa Barat.
- Penghargaan Daerah Berprestasi Kinerja Keuangan, Ekonomi dan Kesejahteraan, Jakarta 2 November 2009. [Biro Pengelola : Biro Keuangan Setda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Srimulyani Indrawati kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Penghargaan diberikan karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat masuk kategori Daerah Berprestasi berdasarkan penilaian kinerja keuangan, ekonomi dan kesejahteraan.
- Penghargaan dari Kemensos RI, Bekasi 3 Desember 2009 [OPD Pengelola: Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, DR H Salim Segaf Al Jufri kepada Gubernur Jawa Barat pada Peringatan Hari Internasional Penyandang Cacat (HIPENCA) di Istana Wakil Presiden RI. Atas prestasi dalam mewujudkan kesamaan kesempatan bag penyandang cacat.
- Prestasi sebagai Salah Satu Provinsi Terbaik dalam Hal Integritas Pelayanan Publik, Jakarta 22 Desember 2009. [Biro Pengelola : Biro Pemerintahan Umum Provinsi Jawa Barat]. Pengumuman predikat terbaik ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Mochammad Jasin di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam optimalisasi pencegahan korupsi pelayanan publik.
- Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2010 [OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam pengelolaan jalan dan jembatan.
- Penghargaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Terbaik, Tahun 2010 [OPD Pengelola : BPPT Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari BPKM RI, atas prestasi dalam bidang investasi.
- Penghargaan PRIMANIYARTA [OPD Pengelola : BKPPMD Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh atas prestasi dalam Program Pengembangan dan Peningkatan Ekspor Jawa Barat, untuk eksportir berkinerja, pembangunan merk global dan ekonomi kreatif.
- Penghargaan Sebagai Regional Champion, Jakarta 19 Februari 2010 [OPD Pengelola : BKPPMD Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diberikan oleh Kementerian Penanaman Modal/Kepala BKPM RI di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai penggerak dan capaian target investasi terbaik pada Tahun 2009.
- Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terbaik, Jakarta 27 Mei 2010 [OPD Pengelola : Disnakertrans Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Muhaimin Iskandar di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam keberhasilan membina iklim kerja yang sehat dan selamat di Jawa Barat Tahun 2010.
- Juara MTQ Nasional, Bengkulu 12 Juni 2010 [Biro Pengelola : Biro Yansos Setda Provinsi Jawa Barat] Provinsi Jawa Barat keluar sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-23 di Bengkulu. Jawa Barat meraih 9 medali emas, 6 perak, dan 2 Perunggu, dengan jumlah nilai 65. Jawa Barat unggul pada cabang Hifzil Qur’an dengan memperoleh 4 emas, 1 emas Golongan 10 Juz Putra, 2 emas Golongan 20 Juz putra putri, dan 1 emas di golongan 30 juz putra.
- Penghargaan Lencana Dharma Bakti, Cibubur 14 Agustus 2010 [Organisasi Pengelola : Kwartir Daerah Jawa Barat] Penghargaan diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka di Cibubur. Lencana Dharma Bakti diberikan kepada Gubernur atas jasa dan sumbangannya bagi perkembangan Gerakan Pramuka dan gerakan kepramukaan di dunia.
- Penghargaan Bidang KB, Manggala Karya Kencana, 10 November 2010 [OPD Pengelola :Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Jawa Barat] Penghargaan diberikan oleh Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Atas jasa-jasa yang sangat menonjol dalam menggerakkan peran serta masyarakat untuk mencapai keberhasilan Program KB Nasional.
- Penghargaan Ksatria Bakti Husada, Jakarta 12 November 2010 [OPD Pengelola : Dinas Kesehatan Provins iJawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta. Penghargaan ksatria Bakti Husada diberikan kepada individu yang dengan sukarela telah menyumbang tenaga, pikiran dan pengetahuannya di dalam mengembangkan program kesehatan.
- Penghargaan Mitra Bakti Husada, 12 November 2010 [OPD Pengelola : Dinas Kesehatan Provins iJawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI kepada individu, kelompok/lembaga dalam bidang pengembangan program kesehatan.
- Penghargaan LPSE JABAR TERBAIK NASIONAL, Balikpapan 23 November 2010 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Balikpapan, Kalimantan Timur. Atas prestasi sebagai penyelenggara lelang secara elektronik terbaik Tingkat Nasional Tahun 2010.
- Penghargaan Presiden Bidang Pertanian, 3 Desember 2010 [OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam meningkatkan sektor pertanian.
- Penghargaan Adibakti Mina Bahari, Balikpapan 13 Desember 2010 [OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono di Balikpapan, Kalimantan Timur. Atas prestasi Jawa Barat dalam meraih Juara Umum meraih 5 kategori Bidang Perikanan Budidaya, Bidang Perikanan Tangkap, Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan serta Bidang Pengawasan.
- Penghargaan BKN Award [OPD Pengelola : BKD Provinsi Jawa Barat] Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dalam Pengelola Manajemen Kepegawaian Terbaik Tahun 2011.
- Penghargaan LPSE PROVINSI TERBAIK, 2011 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diberikan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Atas prestasi sebagai penyelenggara Paket Lelang Terbanyak Semester I dan II Tahun 2011.
- Penghargaan Infrastruktur Tingkat Nasional, 2011 [OPD Pengelola : Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Pekerjaan Umum, atas prestasi dalam mengatasi kemacetan dan kemantapan jalan dengan pembangunan infrastruktur kebinamargaan di Jawa Barat.
- Penghargaan Penyusun Proposal Terbaik Mobile Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK). [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kemenkominfo dalam penyusunan proposal MPLK.
- Penghargaan sebagai BAZDA Provinsi Terbaik. [OPD Pengelola : BAZDA Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari BAZNAS atas prestasi dalam Manajemen Pengelolaan Zakat.
- Penghargaan Adibaktitani [OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan tersebut diperoleh atas prestasi di bidang Peternakan.
- Penghargaan Upakarti Pengembangan IKM. [OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Jasa Pengabdian, Jasa Kepeloporan, Jasa Kepedulian, dan IKM Modern.
- Penghargaan Indonesia Good Design Selection (IDGS). [OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dibidang Desain Terbaik untuk lima perusahaan (alatmusik, kerajinan, fashion dan accessories, serta furniture), Penghargaan bagi UKM dalam rangka “PANGAN AWARD” untuk kategori diversifikasi produk, kreasi kemasan menarik, inovasi produk dan bahan baku
- Penghargaansebagai Provinsi Produsen Padi Terbesar Tingkat Nasional [OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan tersebut diperoleh atas prestasi pencapaian produksi padi sebesar 11.322.681 Ton GKG.
- Penghargaan Enterpreneurship Development, Jakarta 2 Februari 2011 [OPD Pengelola : Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koperasi dan UKM di Jakarta. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat sebagai kepala daerah terbaik dalam pengembangan kewirausahaan.
- Rekor Muri Kendaraan Terbanyak Uji Emisi Gas Buang, Bandung, 21 april 2011 [OPD Pengelola : BPLHD Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas prestasi memecahkan rekor MURI untuk kendaraan terbanyak yang mengikuti uji emisi gas buang, total 1.089 kendaraan dalam waktu 6 jam.
- Anugerah Pangripta Nusantara, Jakarta 28 april 2011 [OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam melaksanakan perencanaan pembangunan terbaik dan dinilai sukses meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan Daerah.
- Ke-3,Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi, 19 Mei 2011 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi juara ke-3 Perlombaan Pertunjukan Kesenian sebagai Media Informasi pada acara Pekan Informasi Nasional (PIN)
- Pengelolaan Sumber Daya Genetik Hewan, Kaltim 23 Juni 2011 [OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI atas prestasi di bidang pengelola sumber daya genetik hewan.
- Anugerah Bhawa Sasana Desa, Cirebon 9 Mei 2011 [Biro Pengelola : Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar kepada Gubernur Jawa Barat di Cirebon. Atas prestasi Gubernur Jawa Barat dalam membina dan mengembangkan 60 Desa atau Kelurahan untuk sadar hukum. Hal ini menunjukan bahwa Jawa Barat merupakan wilayah yang prosentase kesadaran hukumnya tertinggi di Indonesia.
- Penghargaan Inclusife Education Award, Manado 12 september 2011 [OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan Kementrian Pendidikan Nasional pada pembukaan ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) X di Manado, Sulawesi Utara. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan pendidikan inklusif (penyandang ketunaan). Pemberian penghargaan bagi anak dengan kebutuhan khusus ini didukung USAID.
- Adiupaya Puritama, Jakarta 22 September 2011 [OPD Pengelola : Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera), Soeharso Monoarfa kepada Gubernur Jawa Barat di Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membina penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman untuk skala kota menengah/kecil tahun 2011.
- Ganesa Prajamanggala Bakti Adi Utama, Bandung 23 September 2011. [OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) kepada Gubernur Jawa Barat di Bandung. Atas jasa dan pengabdian dalam pembangunan dan pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni di Jawa Barat dan ITB.
- Penghargaan Anugrah Media Humas, 27 Oktober 2011 [Biro Pengelola : Biro Humas, Protokol dan Umum Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Bakohumas Nasional, atas prestasi juara umum kategori penerbitan majalah internal, plakat dalam bentuk angklung dan kategori laporan.
- Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik, Surabaya 8 November 2011 [Lembaga Pengelola : Komisi Informasi Publik Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Komisi Informasi Pusat atas prestasi Pemerintah Provnsi Jawa Barat dalam pelaksanaan keterbukaan informasi kepada publik.
- Penghargaan PeGI Tahun 2011 Tingkat Provinsi, Jakarta 9 Nopember 2011 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementerian Kominfo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kominfo, untuk tingkat Provinsi, Provinsi Jawa Barat menduduki peringkat pertama
- Penghargaan Swasti Saba, 11 November 2011 [OPD Pengelola : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Kesehatan RI, atas jasa pembinaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bidang SDM Kesehatan.
- Penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada Arutala, 12 November 2011 [OPD Pengelola : Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh dari Kementeriaan Kesehatan RI, dalam hal menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat.
- Doktor Honouris Causa dari Youngsan University Korea Selatan, 15 November 2011 [OPD Pengelola : Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat] Pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan diserahkan oleh Rektor Youngsan University di Korea Selatan. Atas apresiasi Gubernur Jawa Barat dalam pembangunan infrastruktur, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan pendidikan, yang dinilai semakin membaik.
- Penghargaan Adibakti Tani, Jakarta 29 November 2011 [OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Pertanian RI atas prestasi di bidang Pertanian.
- Penghargaan CSR For Indonesia Sustainability Summit and Award 2011, Bali 8 Desember 2011 [OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diberikan oleh La Tofi pendiri La Tofi School of CSR di Ubud Bali. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam keberhasilan penyelenggaraan CSR Tahun 2010.
- Adibakti Mina Bahari, Dumai Riau 11 desember 2011 [OPD Pengelola : Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Presiden RI, Boediono kepada Gubernur Jawa Barat di Dumai Riau. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai juara umum dalam meningkatkan produksi perikanan melalui Program GEMAR dan Program GAPURA.
- Satya Lencana Kebaktian Sosial, Yogyakarta 19 Desember 2011 [OPD Pengelola : Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan satya lencana diserahkan oleh Wakil Presiden Boediono mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kompleks Pelataran Candi Prambanan Yogjakarta. Atas prestasi Gubernur Jabar dalam pelaksanaan program kesetiakawanan sosial di Jawa Barat.
- Anugerah Parahita Ekapraya Pratama, Jakarta 22 Desember 2011 [OPD Pengelola : Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono di Balai Kartini Jakarta. Atas prestasi keberhasilan dan berkontribusi nyata Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penerapan dan pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG), pemberdayaan perempuan (PP), perlindungan anak (PA), serta upaya pemenuhan hak anak.
- Transmigration Award, Jakarta 28 Desember 2011 [OPD Pengelola : Disnakertrans Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinasi Bidang Kesejahteraan Rakyat di Hotel Bidakara Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan transmigrasi dari waktu ke waktu.
- Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011, Jakarta 17 April 2012 [Republika]. Anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011 diserahkan oleh Komisaris Utama PT. Republika Mandiri, Adi Sasono kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Djakarta Theatre Building Lt 2, Jakarta. Tokoh nasional lainnya yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni Hatta Rajasa, Amran Nur, Abdullah Syukri Zarkasyi, dan Heppy Trenggono
- Anugerah Perencanaan Terbaik PANGRIPTA NUSANTARA 2012: Provinsi Terbaik I, Jakarta 25 April 2012 [OPD Pengelola : Bappeda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas diserahkan oleh Menteri PPN/Bappenas di Hotel Bidakara Jakarta. Atas prestasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah tahun 2012.
- Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Jakarta 25 April 2012 [OPD Pengelola : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan disampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi di gedung Smesco Jakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Jawa Barat
- Penghargaan Provinsi Dengan Kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Terbaik Tahun 2011, Jakarta 16 Mei 2012 [OPD Pengelola : Biro Administrasi Perekonomian Setda Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koodinator Bidang Perekonomian pada pembukaan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) III TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) tahun 2012, di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
- Opini BPK RI: Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Bandung 28 Mei 2012 [OPD Pengelola : Biro Keuangan Setda Provinsi Jawa Barat]. Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) disampaikan oleh BPK RI dalam acara Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat. Penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) diperoleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2011.
- Penghargaan Satyalancana Wira Karya Bidang Kependudukan dan Keluarga Berencana, Mataram 30 Juni 2012[OPD Pengelola :Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ProvinsiJawa Barat]. Penghargaan disematkan langsung oleh Wakil Presiden RI pada acara puncak peringatan Hari Keluarga ke-XIX tingkat Nasional tahun 2012 di eks Bandara Selaparang Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Daerah yang telah berperan secara aktif dan dipandang berhasil di tingkat nasional menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana.
- Penghargaan Bagi Gubernur atas Komitmen Terhadap Pengembangan Penyuluhan Pertanian Tingkat Provinsi Tahun 2012, Lampung 30 Juni 2012 [OPD Pengelola : Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atas komitmennya terhadap penyuluhan pertanian sebagai Gubernur Peduli Pengembangan Penyuluhan Pertanian. Penganugrahan penghargaan tersebut diserahkan oleh Mentan DR. Ir. Suswono, MMA pada acara puncak Jambore Penyuluhan (Temu Teknis dan Temu Karya Penyuluh Pertanian) se-Indonesia 2012 pada 30 Juni 2012 di Lapangan Mulyo Jati, Kecamatan Metro Barat, Kota Metro, Provinsi Lampung.
- Penghargaan Wanasara, Jakarta 4 Juli 2012 [OPD Pengelola : Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan diperoleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas komitmennya dalam peningkatan gizi masyarakat melalui protein hewani yang dikenal dengan kampanye SDTI (Susu, Daging, Telur dan Ikan) yang disampaikan oleh Menteri Pertanian RI DR. Ir. Suswono, MMA pada acara pembukaan Indo Livestock Ekspo and Forum Tahun 2012 di JCC Senayan Jakarta.
- Satyalencana Pembangunan Bidang Koperasi, Palangkaraya 12 Juli 2012 [OPD Pengelola : Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Provinsi Jawa Barat]. Penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden pada acara Peringatan Hari Koperasi Ke-65 Tingkat Nasional di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Gubernur Jawa Barat menerima Penghargaan tersebut karena dinilai berperan besar dalam pemberdayaan KUMKM di Jawa Barat.
- Juara Ke-2 Tingkat Nasional , Perlombaan Media Pertunjukan Rakyat, Menado 22 Mei 2011 [OPD Pengelola : Diskominfo Provinsi Jawa Barat]. Kontingen Jawa Barat terpilih menjadi juara ke-2 Tingkat Nasional Perlombaan Media Pertunjukan Rakyat pada acara Pekan Informasi Nasional (PIN) di Kota Menado Sulawesi Utara.
- Penghargaan Adi Karya Bhakti Praja (AKBP) Tahun 2012, Jakarta 14 Agustus 2012 [Biro Pengelola : Biro Pemerintahan Umum Setda Jawa Barat]. Kelurahan Subangjaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, berhasil meraih gelar juara pertama Lomba Kelurahan Tingkat Nasional Tahun 2012 dari Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diserahkan oleh Sekjen Kemendagri Dra. Diah Anggraeni di Hotel Redtop Jakarta.
- Penghargaan Laporan Keuangan Opini Terbaik Wajar Tanpa Pengecualian, Jakarta tanggal 11 September 2012. [Biro Pengelola : Biro Keuangan]. Di sampaikan Wakil Presiden RI atas Keberhasilan Menyusun dan Menyajikan Laporan Keuangan dengan Capaian Standard Tertinggi dalam akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah.
- Penghargaan “Sistem Resi Gudang Award”, Surabaya Tgl 20 September 2012 [OPD Pengelola: Dinas Perindustrian dan Perdagangan]. Dari Kementrian Perdagangan Republik Indonesia atas dukungan dalam Pelaksanaan Sistem Resi Gudang di Wilayah Jawa Barat. Diberikan di Oleh Wakil Menteri Perdagangan.
- Adiupaya puritama terbaik pembina Kabupaten dari Menteri Perumahan Rakyat, Jakarta 5 Oktober 2012
- Adiupaya puritama terbaik pembina Kota Menengah/Kecil dari Menteri Perumahan Rakyat, Jakarta 5 Oktober 2012
- Adiupaya puritama terbaik pembina Kota Metropolitan dari Menteri Perumahan Rakyat, Jakarta 5 Oktober 2012
- Penyelenggaraan Program Dan Kebijakan Corporate Social Responsibility (CSR). Penyerahan penghargaan dilakukan oleh La Tofi, Pimpinan Lembaga La Tofi School of CSR, sebuah lembaga yang ditunjuk menilai kebijakan dan implementasi CSR di Indonesia.
"Kehadiran insan politik (politisi) di Senayan
sebagai anggota DPR harus dimaknai sebagai upaya terlibat dalam politik
perubahan. Menjadi anggota dewan hanyalah bermakna orang pertama di antara
masyarakatnya. Sama sekali bukan menjadi yang paling utama, paling mulia, paling hebat, dibandingkan masyarakat kebanyakan. Dia akan menjadi utama dan
mulia apabila dapat menampilkan politik kebaikan dan mampu menggerakkan
perubahan ke arah yang lebih baik (reformasi)" [KH. Jazuli Juwaini,
Lc, MA dalam Buku “Memimpin Perubahan di Parlemen]
KH. Jazuli
Juwaini, Lc, MA, lahir pada tanggal 2 Maret 1965.
Sejak tahun 1990 sampai saat ini tinggal dan menjadi warga Ciputat Banten
(Kakek/Nenek berasal dari Kronjo Tangerang). Periode 2004-2009 merupakan awal
mula beliau terlibat dalam politik formal dengan menjadi Anggota DPR RI (PKS)
dari Dapil Banten III (Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan). Namun jika politik dimaknai
sebagai upaya terlibat aktif dalam mengadvokasi dan menyelesaikan permasalahan
umat dan masyarakat, hal ini sudah dilakukan KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA sejak
lama karena beliau berkiprah sebagai da’i yang aktif di tengah-tengah
masyarakat. Hingga kini, meski menjadi pejabat negara, beliau tetap konsisten
menjadi da’i bagi umat. Hal ini terbukti dengan jadwal ceramahnya yang tidak
pernah surut dan berkurang, bahkan semakin bertambah.
KH. Jazuli
Juwaini, Lc, MA, juga pernah diamanahi oleh PKS
untuk menjadi calon Bupati Tangerang pada Pilkada 2008 lalu. Interaksi langsung
secara intensif dengan masyarakat selama Pilkada memperkuat pemahaman beliau tentang berbagai problematika rakyat
dan memperkuat motivasi beliau untuk semakin berkontribusi memberikan solusi
atas permasalahan tersebut. Saat ini ketika beliau mendapatkan amanah kembali
sebagai bakal calon Gubernur Banten 2011-2016 dari PKS hanya satu yang terbesit
dalam benak beliau yaitu bagaimana dapat berkontribusi lebih nyata dan lebih
baik lagi bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat, khususnya rakyat Banten.
KH. Jazuli
Juwaini, Lc, MA, terpilih kembali sebagai Anggota
DPR RI untuk periode yang kedua dari daerah pemilihan yang sama (Banten III).
Pada periode kedua ini (2009-2014) beliau ditugaskan Fraksi untuk duduk di Komisi
VIII yang membidangi masalah-masalah agama,
sosial, pemberdayaan perempuan & anak, dan serta penanggulangan bencana. Selain itu, beliau juga ditugaskan menjadi wakil Komisi VIII di Badan Anggaran
dari FPKS.
Bukan tanpa sebab Fraksi menugaskan KH. Jazuli Juwaini, Lc,
MA untuk menggawangi Komisi VIII mengingat selama ini KH. Jazuli Juwaini, Lc,
MA memiliki perhatian yang sangat besar pada soal-soal kesejahteraan rakyat dan
keummatan. Intensitas interaksi yang tinggi dengan masyarakat sebagai wakil
rakyat maupun sebagai dai yang aktif menyapa dan mentarbiyah umat menjadikan
KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA paham betul apa yang menjadi inti permasalahan
sosial dan persoalan keummatan.
Pengalaman selama lima tahun menjadi Anggota DPR RI
(2004-2009) menempa kemampuan KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA sebagai wakil rakyat
pada periode kedua ini. Hal ini ditunjukkan dengan kemampuannya mengartikulasikan kepentingan rakyat dan
mendesakkannya agar menjadi agenda kebijakan pemerintah/mitra Komisi VIII
(Kementerian Sosial, Kementerian Agama, Kementerian Negara Pemberdayaan
Perempuan dan Anak, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Komisi Perlindungan
Anak Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional). Kerapkali pernyataan KH. Jazuli
Juwaini, Lc, MA menjadi solusi atas kebuntuan dalam pembahasan program,
anggaran, dan legislasi.
Tercatat, kritik tajam KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA bahwa
tidak boleh ada hambatan teknis dalam pencairan dana bencana pada rapat-rapat
tentang kebencanaan di Komisi maupun Badan Anggaran DPR, mendorong pemerintah untuk mendesain ulang mekanisme pencairan
anggaran bencana sehingga lebih cepat. Catatan lain, ketajaman analisa dan
penguasaannya pada detil penganggaran memiliki andil besar dalam menurunkan
biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) sebesar rerata sebesar 80 dolar pada
musim haji tahun 2010 lalu dibandingkan tahun 2009.
Di samping itu, KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA juga memiliki
perhatian yang besar dalam peningkatan kualitas pendidikan Islam (madrasah dan
pondok pesantren). Menurutnya perlu rekonstruksi dan revitalisasi pendidikan Islam, perlu grand design sistem
pendidikan Islam, perlu peningkatan kualitas dan modernisasi sekolah-sekolah
Islam sehingga memiliki daya saing dan prestasi yang membanggakan dan tidak kalah dengan sekolah-sekolah umum. Oleh karena itu, KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA mendesak
Kementerian Agama untuk benar-benar memperhatian institusi pendidikan Islam, dengan
menambah anggarannya, memperbaiki tata kelola manajemennya, serta memperkuat
kapasitas dalam segenap aspeknya, karena lembaga ini telah berkontribusi melahirkan banyak
pemimpin bangsa karena kuatnya pendidikan karakter atau akhlaknya.
KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA termasuk ‘vokalis’ di Komisi VIII
dan DPR RI. Pendapatnya seringkali menjadi rujukan media dalam isu-isu
spesifik. Ciri khas statement-nya: tajam tapi tidak agresif-konfrontatif melainkan selalu mencari titik temu setiap
masalah kebijakan (solutif). Hal ini menjadikannya salah satu juru bicara
Fraksi maupun Partai dalam masalah-masalah sosial dan keummatan. Tidak heran bila pendapatnya hampir
selalu menghiasi media cetak maupun elektronik. Sejak awal periode DPR
2009-2014 sudah belasan kali KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA tampil sebagai narasumber siaran
langsung (live) di televisi nasional, mulai kasus lokalisasi judi, selamatkan
generasi dari pornografi, kerukunan umat beragama, pro-kontra SKB Pendirian Rumah Ibadah, pembahasan
ongkos naik haji (BPIH), mengkritisi angka kemiskinan, hingga pro-kontra Ahmadiyah.
Dalam setiap kesempatan beliau selalu berujar bahwa bangsa
ini adalah bangsa yang besar, kekayaan alam dan SDM-nya melimpah, terlebih lagi
dengan jumlah penduduk mayoritas muslim, seharusnya menjadikan penduduk negeri
ini hidup sejahtera, karena keyakinan ajaran Islam begitu mementingkan
aktivitas berusaha dan bekerja bukan bermalasan apalagi meminta-minta. Dari
sudut pandang ini, bangsa Indonesia paling berhak merasakan kemakmuran
dibandingkan negara-negara lain di dunia. Sayangnya, potensi besar bangsa ini
belum dikelola dengan baik dan profesional, sehingga masih perlu perbaikan dan peningkatan
kualitas SDM yang berkesinambungan. Menurut KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA persoalan
mindset dan mentalitas bangsa perlu mendapatkan prioritas perbaikan sebelum memperbaiki
aspek lainnya secara berkesinambungan.
Kemandirian ekonomi umat dan rakyat adalah kunci
keberhasilan pembangunan kesejahteran rakyat. Oleh karena itu KH. Jazuli
Juwaini, Lc, MA selalu mendorong program dan aktivitas pembangunan khususnya yang dilakukan pemerintah maupun yang
dikelola oleh lembaga-lembaga nonpemerintah benar-benar bertujuan memberdayakan
rakyat. Artinya berbagai program kegiatan harus mampu memotivasi, mengubah pola piker (mindset),
memperkuat mentalitas, menambah pengetahuan dan wawasan, serta membuka jalan bagi upaya kemandirian rakyat.
Pada sisi lain KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA berpendapat bahwa
diperlukan upaya kolektif yang terintegrasi dan terkoordinasi dalam menangani
permasalahan sosial dan keummatan. KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA mengkritisi pola
koordinasi penanganan kemiskinan yang selama ini tersebar program dan
anggarannya di banyak kementerian dan lembaga, juga antara pemerintah pusat dan
daerah. Belum lagi yang serupa dilakukan oleh lembaga-lembaga sosial nonpemerintah.
Hal ini perlu penataan ulang agar upaya menangani kemiskinan dan mewujudkan
kemandirian rakyat dapat lebih efektif. Oleh karena itu DPR RI (Komisi VIII) merasa
perlu untuk menginisiasi RUU tentang Penanganan Fakir Miskin dan RUU (revisi) tentang
Zakat, Infak, dan Shodaqoh dalam upaya menataguna arsitektur penanganan kemiskinan
nasional.
Atas perhatian dan penguasaan terhadap permasalahan sosial
dan keummatan serta solusi atas permasalahan tersebut KH. Jazuli Juwaini, Lc,
MA mendapatkan amanah lebih besar lagi ketika pada Munas II PKS pertengan 2010
lalu beliau dikukuhkan menjadi Ketua DPP PKS Bidang Pengambangan Ekonomi dan Kewirausahaan.
Tentu amanah ini sangat berat dan membutuhkan usaha yang
keras dan cerdas dalam merealisasikannya. Bagi KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA
amanah ini menjadi tantangan untuk mensinergikan segala potensi yang dimiliki PKS baik di pemerintahan (eksekutif -
legislatif) maupun unit-unit amal PKS yang selama ini aktif mengembangkan
ekonomi dan kewirausahaan. Harapannya adalah terwujudnya kemandirian ekonomi kader PKS yang
pada gilirannya akan memberikan kontribusi positif bagi keberlangsungan dakwah
dan kemandirian bangsa Indonesia.
KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA memulai pelaksanaan amanah
tersebut dengan mengkonsolidasikan segala potensi kader dan unit kelembagaan
PKS dalam bidang ekonomi dan kewirausahaan, memetakan dan merancang kebutuhan
peningkatan kualitas (kapasitas pengetahuan, keterampilan, akses peluang, dan permodalan)
dan mensinergikannya dengan potensi besar bangsa ini, bahkan dengan menjalin
kerjasama dan kemitraan dengan luar negeri. Hal ini ditunjukkan misalnya ketika DPP PKS
khususnya Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan, pada Januari 2011
lalu, bermuhibah ke Ingris dan menjalin komunikasi dengan komunitas muslim
Ingris dari berbagai kalangan untuk belajar dan bertukar pikiran tentang pengembangan ekonomi.
KH. Jazuli Juwaini, Lc, MA yakin potensi besar bangsa ini,
berupa sumber daya alam dan sumber daya manusia, bukan tanpa maksud
dianugerahkan Allah SWT untuk Indonesia. Allah berkehendak bangsa ini terus belajar, tumbuh dan berkembang, menjadi
bangsa yang maju dan sejahtera. Agar bangsa ini mau bekerja keras dan berusaha.
Dan agar bangsa ini mau bersatu padu dalam kemajemukan untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan
bersama. Upaya itu harus disadari dan dimulai oleh setiap komponen bangsa dengan keyakinan bahwa kita bangsa Indonesia seharusnya menjadi yang paling
berhak merasakan kesejahteraan dan kemakmuran di atas segala potensi besar
tersebut.
![]() |
| Yoyoh Yusroh dan Keluarga |
"kedudukan saya di DPR adalah merupakan amanah, prinsip kami di DPR bukan sekedar untuk kepentingan pribadi, namun keberadaan di DPR untuk berkontribusi melalui anggaran, legislasi aturan supervisi dan DPR juga kita jadikan suatu mimbar da wah dan sebuah universitas untuk menimbah ilmu,"kata ibu dari 13 orang putra/putri ini.
Yoyoh Yusro merupakan perempuan yang sangat getol berorganisasi bahkan semenjak masih remaja, dirinya sudah aktif mengikuti organisasi seperti pelajar islam Indonesia, tahun 1980an, bahkan juga pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
Menurut Yoyoh keaktifannya di sejumlah organisasi dan LSM dilakukan semata-mata untuk menegakkan amar ma ruf nahi munkar.
"hal yang terpenting untuk menegakkan amar ma ruf ini adalah dengan memberikan contoh secara nyata serta melakukan pendekatan secara persuaif sehingga tidak menimbulkan rasa antipati dari orang lain,"paparnya.
disamping amar ma ruf nahi munkar,mengenai money politikpun dirinya tidak bergeming. "waktu itu saya kunker ke Jabar guna meninjau proyek-proyek pemerintah yang terkait dengan Komisi VIII. mereka saat presentasi mengatakan kekurangan dana. tetapi pulangnya mereka mengajak makan di tempat yang sangat representatif. dan di bandara kita diberi amplop. Saya tanya ini untuk apa, Pak? dia bilang sebagai tanda cinta karena biu sudah meluangkan waktu menengok proyek kami. langsung saya jawab lo, katanya bapak kekurangan dana tetapi kok masih memberikan kepada kami. Kami ini sudah berkecukupan, pak. akhirnya setelah berdebat cukup lama. uang itu saya sumbangkan kembali ke lembaga mereka dan saya minta kwitansi agar tidak terjadi kesalahpahaman,"kata Yoyoh.
Yoyoh mengatakan menjadi suatu suara yang minor memang sangat berat, namun menurutnya bagaimana cara kita mengkomunikasikan dengan teman-teman lainnya, bukankah kita ingin menjadikan DPR menjadi suatu lembaga yang bersih dan benar-benar pembela rakyat. "jadi menurut saya harus kita mulai dari masing-masing anggota bahwa kita tidak hanya dipantau oleh konstituen tapi juga oleh yang diatas-sang pencipta dengan pemikiran seperti ini kita bisa menjadi lebih bertanggung jawab,"tandasnya.
Komunikasi dialogis
Perempuan yang memiliki 13 orang putra/putri ini, mengatakan mendidik anak itu harus dengan metode yang tepat karena masing-masing anak memiliki banyak keistimewaan masing-masing. Yoyoh menuturkan dirinya menggunakan metode komunikasi dialogis untuk mengembangkan dan menumbuhkan potensi dari masing-masing anak. "saya akan berusaha menjelaskan kesibukkan saya dengan bahasa-bahasa yang mudah dimengerti, jika mereka bertanya ngapain saja sih Ummi keluar rumah terus? saya jawab bahwa saya mmengajak mereka berda wah, mengajak mereka solat, berbuat baik dan mengajak mereka supaya tidak berantem,"katanya.
permasalahan prinsip pendelegasian tugas kepada anak juga menjadi perhatian yang besar dari seorang Yoyoh Yusro. "anak pertama bertugas ke anak nomor 5, anak nomor 2 bertanggung jawab pada anak no.6, anak nomor 3 bertanggung jawab pada anak no.7 demikian seterusnya,"kata Yoyoh.
Ketegasan juga menjadi prinsip utama kunci keberhasilan dalam mendidik anak. "kalau Ramadhan saya tegas katakan, TV off, saya lebih suka mereka naik sepeda sampai berkeringat daripada duduk diam didepan TV. saya mengikuti cara sahabat nabi dalam mendidik anaknya, jadi waktu ramadhan adalah waktu untuk berkonsentrasi kepada Al-qur an,"tegas Yoyoh, disamping itu, Yoyoh juga menerapkan prinsip keterbukaan antara orangtua maupun anak-anak.
Biodata:
Nama: Yoyoh Yusroh, S.Pdi
Tempat Lahir: Tangerang
Tgl Lahir: 14-11-1962
Agama: Islam
Riwayat Pendidikan:
1. STAI AlQudwah
2. IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tahun 1982
3. PGAN Atas Pondok Pinang Jakarta, tahun 1979
4. PGAN Pertama Tangerang, tahun 1979
5. SDN Jurumudi II, tahun 1972
Riwayat Pekerjaan:
1. Guru agama SMU Bahagia tahun 1983-1984
2. Wakil Direktur Taman Qur an Robbi Rodhiyya tahun 1989-1991
3. Dosen Lembaga Studi Islam Al Hikmah tahun 1991-1997
4. Dosen Institut Pemberdayaan Perempuan (IPP) tahun 2001
5. Dosen Pendidikan Guru TK Islam Nurul Fikri tahun 2003
6. Pembimbing Utama biro Perjalanan Haji PT Madani tahun 2002-sekarang
7. anggota DPR/MPR RI tahun 1999-2004, Komisi VII
8. anggota DPR/MPR RI tahun 2004-2009, Komisi VIII
9. Anggota Dewan Pakar ICMI Tahun 2005-2010, bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Lansia
Tanda Jasa:
1. International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2000
2. International Muslim Women Union (IMWU) tahun 2003
3. Mubaligh National dari Departemen Agama Pusat tahun 2001
Sumber: www.dpr.go.id
![]() |
Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, M.A. |
Nama
Lengkap
|
:
Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, M.A.
|
Tempat,
Tgl. Lahir
|
:
Klaten, 8 April 1960
|
Istri
|
:
dr. Diana Abbas Thalib
|
Saudara
Kandung
|
:
6 orang
|
Anak
|
:
6 orang
|
Pekerjaan :
|
|
Anggota
DPR RI
|
|
Pendidikan :
|
|
1.
1972: SDN Kebondalem Kidul I, Prambanan, Klaten, Jawa Tengah
|
|
2.
1973: Pondok Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.
(SLTP)
|
|
3.
1978: Pondok Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur (SMA)
|
|
4.
1979: IAIN Sunan Kalijogo, Fakultas Syari’ah, Yogyakarta
|
|
5.
1983: Universitas Islam Madinah, Fakultas Dakwah dan Ushuluddin, Saudi
Arabia. Skripsi “Mauqif Al-Yahud Min Islam Al Anshar” (Sarjana)
|
|
6.
1987: Program Master Universitas Islam Madinah, Departemen Aqidah Thesis “Al
Bathiniyyaun Fi Indonesia, ‘Ardh wa Dirosah”. (Master)
|
|
7.
1992: Program Doktor, Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia.
|
|
Pengalaman Organisasi :
|
|
1.
1973: Anggota Pelajar Islam Indonesia (PII)
|
|
2.
1979: HMI IAIN Walisongo Yogyakarta, Training.
|
|
3.
1981-1982: MIP PPI Madinah Arab Saudi, Sekretaris.
|
|
4.
1999-Sekarang: Anggota Pengurus Badan Wakaf Pesantren Gontor
|
|
5.
1982-1985: Ketua PPI Saudi Arabia
|
|
6.
Anggota Majelis Tablig dan Da’wah Khusus PP Muhammadiyah
|
|
7.
2005-2010: Wakil Ketua Dewan Penasihat ICMI Pusat
|
|
Pengalaman Profesi :
|
|
1.
Dosen Pasca Sarjana Magister Studi Islam, UMJ
|
|
2.
Dosen Pasca Sarjana Magister Ilmu Hukum, UMJ
|
|
3.
Dosen Pasca Sarjana IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
|
|
4.
Dosen Fakultas Ushuludin (Program Khusus) IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta
|
|
5.
Dosen Pasca Sarjana Universitas Asy-Syafi’iyah, Jakarta
|
|
6.
Ketua LP2SI (Lembaga Pelayanan Pesantren dan Studi Islam) Yayasan
Al-Haramain, Jakarta
|
|
7.
Dewan Redaksi Jurnal "Ma’rifah"
|
|
8.
Ketua Forum Dakwah Indonesia
|
|
9.
Presiden Partai Keadilan 2000-2002
|
|
10.
Presiden Partai Keadilan Sejahtera 2003–2004
|
|
11.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Republik Indonesia 2004–2009
|
|
12.
Ketua Badan Kerjasama Antar-Parlemen DPR RI 2009-2014
|
|
![]() |
Prof. Dr. Didik Junaidi Rachbini |
Nama Lengkap
|
: Prof.
Dr. Didik Junaidi Rachbini
|
Tempat, Tgl. Lahir
|
: Pamekasan, 2
September 1960
|
Istri
|
: Dr. Ir. Yuli
Retnani
|
Saudara Kandung
|
: 2 orang
|
Anak
|
: 3 orang
|
Pekerjaan :
|
|
Dosen
|
|
Pendidikan :
|
|
1. S1 Institut
Pertanian Bogor (IPB)
|
|
2. S2 (M.Sc.)
Central Luzon State University, Filipina
|
|
3. S3 (Ph.D.)
Central Luzon State University, Filipina
|
|
Pengalaman
Organisasi :
|
|
1. 1982-1983: Ketua
HMI Cabang Bogor
|
|
2. 1984-1985: Ketua
Pengurus Besar HMI
|
|
3. 1995-2000:
Pengurus Pusat ICMI
|
|
4. 1997-2001:
Pengurus Pusat PERHEPI
|
|
5. 1998-2003:
Pengurus Pusat HA IPB
|
|
6. 1998-2003:
Anggota Majelis Pendidikan Tinggi Nasional
|
|
7. 1999-2003:
Anggota Komisi Pengawas Persaingan Usaha
|
|
8. 2009-sekarang:
Pengurus Pusat ISEI
|
|
Pengalaman Profesi
:
|
|
1. 1982-1983:
Asisten Dosen IPB
|
|
2. 1983-1985: Dosen
IPB
|
|
3. 1985-1994:
Peneliti LP3ES, Jakarta
|
|
4. 1990-1991:
Konsultan FAO
|
|
5. 1991-1992:
Kepala Program Peneliti LP3ES
|
|
6. 1992-1994: Wakil
Direktur LP3ES
|
|
7. 1993-1994: Dosen
Universitas Nasional
|
|
8. 1993-1995:
Konsultan UNDP
|
|
9. 1993-sekarang:
Dosen Pascasarjana Universitas Indonesia
|
|
10. 1995-2000:
Direktur INDEF
|
|
11. 1995-1997:
Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana
|
|
12. 1995-sekarang:
Pendiri dan Pengajar di Universitas Paramadina Mulya
|
|
13. 1997: Pembantu
Rektor I, Univ. Mercu Buana, Jakarta
|
|
14. 1998-sekarang:
Dosen Program Magister Manajemen UI dan MPKP UI
|
|
15. 1998-1999:
Anggota MPR Ri Utusan Golongan
|
|
16. 2011-2014:
Ketua Yayasan Paramadina
|
|
17. 2007-2012:
Ketua Majelis Wali Amanah IPB
|
|
18. 2004-2008:
Ketua Komisi VI DPR RI
|
|
19. 2008-2009:
Wakil Ketua Komisi X DPR RI
|
|
20. 2011-sekarang:
Ketua LP3E KADIN
|
|
21. 2012-2014:
Anggota KEN
|
|








